Dampakterhadap lingkungan. CO2. Pembakaran bahan bakar. Kandungan utama aspal adalah senyawa karbon jenuh dan tak jenuh, alifatik, dan aromatik yang mempunyai atom karbon sampai 150 per molekul. Unsur-unsur selain hidrogen dan karbon yang juga menyusun aspal adalah nitrogen, oksigen, belerang, dan beberapa unsur lain. Secara kuantitatif
Tahukah kamu, Indonesia menempati peringkat ke-8 dengan penghasil emisi karbon pada tahun 2018 menurut World Resource Institute WRI. Meskipun memiliki luas hutan tropis yang besar, ternyata karbon yang Indonesia hasilkan juga tidak kalah tinggi. Emisi karbon ternyata memberikan dampak yang cukup terasa bagi aspek kehidupan, seperti lingkungan, kesehatan hingga kegiatan perekonomian. Lantas, bagaimana cara kita mengatasinya? Dan apa yang bisa kita lakukan? Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas secara lengkap terkait emisi karbon, mulai dari pengertian, penyebab, dampak buruk dan cara mengurangi jejak karbon. Apa itu Emisi Karbon? Apa pengertian dari misi karbon atau carbon emission? Emisi berkaitan dengan proses perpindahan suatu zat atau benda. Umumnya kata emisi digunakan untuk emisi panas, emisi cahaya, maupun emisi karbon. Berdasarkan penjelasan di atas, pengertian emisi karbon atau carbon emission adalah gas yang dikeluarkan dari hasil pembakaran segala senyawa yang mengandung karbon seperti CO2, solar, bensin, LPG, serta bahan bakar lainnya. Fenomena emisi karbon merupakan proses pelepasan karbon ke lapisan atmosfer bumi. Saat ini, emisi karbon menjadi salah satu penyumbang terjadinya perubahan iklim dan pemanasan bersamaan dengan emisi gas rumah kaca. Keduanya menyebabkan naiknya suhu bumi atau efek rumah kaca. Untuk menghitung besaran emisi yang dihasilkan, perlu dilakukan pengukuran jejak karbon carbon footprint. Jejak karbon adalah jumlah emisi CO2 dan zat-zat rumah kaca yang berhubungan dengan segala jenis aktivitas seseorang ataupun entitas lain seperti bangunan, sebuah perusahaan, negara, dan lainnya. Satuan yang digunakan untuk menghitung kuantitas emisi karbon dihitung dengan satuan ton ekuivalen karbon dioksida CO2. Contohnya, Budi yang menggunakan kendaraan pribadi berupa sepeda motor di Jakarta menghasilkan jejak karbon sejumlah 4,82 kg CO2 setiap harinya. Infografis emisi karbon oleh LindungiHutan. Penyebab-penyebab Emisi Karbon Carbon Emission Aktivitas industri menjadi salah satu penyumbang karbon terbanyak di bumi. Penyebab yang emisi gas rumah kaca termasuk karbon biasanya karena aktivitas pembakaran senyawa-senyawa yang mengandung unsur karbon. Pembakaran bahan bakar fosil di bidang industri dan manufaktur, transportasi, serta emisi yang diperlukan untuk keperluan barang dan jasa yang dikonsumsi manusia. Selain penggunaan bahan bakar fosil, penggunaan alat elektronik ikut menyumbang pelepasan gas karbon. Pemakaian smartphone juga turut mempengaruhi tingkat emisi karbon atau carbon emission di udara . Menurut data yang diterbitkan dalam Journal Of Cleaner Production melalui inventarisasi kontribusi ICT Information and Communication Technology perangkat pintar mencakup PC personal computer, laptop, monitor, smartphone dan tablet serta infrastruktur pusat data dan jaringan telekomunikasi menemukan fakta jejak karbon yang mencengangkan. Kontribusi ICT alat telekomunikasi dan informasi terhadap jejak karbon global diperkirakan akan tumbuh dari kurang lebih 1% pada tahun 2007, naik menjadi 3,5% pada tahun 2020, dan akan mencapai 14% pada tahun 2040. Pada tahun 2010 emisi yang dihasilkan dari smartphone sejumlah 4% dan pada tahun 2020 mencapai 11% paling tinggi bila dibandingkan dengan PC, Laptop, dan display komputer. Terlebih lagi, nilai absolut emisi karbon dan gas rumah kaca yang disebabkan oleh smartphone terus meningkat dari 17 hingga 125 megaton setara dengan CO2 per tahun Mt-CO2e/tahun. Dalam rentang waktu tersebut laju pertumbuhannya sebesar 730%. Perlu diketahui bahwa sumbangan terbesar dari jumlah persen diatas disebabkan oleh proses produksi perangkat tersebut. Termasuk didalamnya mesin pembangkit, bahan tambang untuk material perangkat, pembangkit server pada pusat data. Dorongan perusahaan untuk membeli ponsel keluaran baru juga mengakibatkan banyaknya limbah yang dihasilkan. Pengiriman dan proses mengupload data berupa teks, foto, dan video, email dan lainnya memerlukan pusat data harus standby selama 24 jam. Kondisi tidak dapat kita rasakan secara langsung, namun berefek hingga berpuluh sampai beratus tahun kedepan. Dari dua contoh tersebut masih banyak lagi aktivitas yang tanpa kita sadari memiliki efek jangka panjang seperti penggunaan kendaraan pribadi, penggunaan energi listrik, dan konsumsi makanan dan minuman. Baca juga Polusi Adalah Pengertian, Penyebab, Dampak dan Cara Mengurangi Polusi Lengkap Update 2022 Kesehatan tubuh manusia menjadi terancam akibat dari peningkatan carbon emission. Pelepasan senyawa-senyawa karbon ke lapisan atmosfer bumi atau peningkatan konsentrasi carbon emission tersebut, memiliki dampak pada lingkungan, kesehatan, dan ekonomi. Berikut ini beberapa dampak yang disebabkan oleh emisi karbon antara lain yaitu 1. Dampak Buruk Emisi Karbon untuk Lingkungan Pengaruh carbon emission di lingkungan dapat berakibat sebagai berikut Secara umum dampak yang dirasakan di lingkungan adalah meningkatnya suhu bumi per tahun. Akibatnya, salju atau es laut di kutub dan cakupan gletser akan berkurang dan menyebabkan permukaan air laut meningkat. Potensi banjir pada wilayah pesisir pantai juga akan terus mengancam dengan peningkatan suhu pantai juga diperkirakan akan terus meningkat di sebagian wilayah karena musim dingin yang lebih sejuk dan lapisan-lapisan es yang lebih curah hujan dan potensi hujan lebat atau badai lebih sering terjadi, potensi banjir akan lebih terjadinya kebakaran hutan meningkat karena peningkatan frekuensi dan besaran gelombang di alam liar mengalami kemungkinan stress yang cukup parah karena iklim yang tidak menentu, terlebih iklim yang iklim dan pemanasan global yang mengakibatkan cuaca yang tidak stabil dan bencana alam. 2. Dampak Buruk Carbon Emission bagi Kesehatan Adanya peningkatan emisi karbon, ternyata memberi pengaruh terhadap kesehatan tubuh manusia. Peningkatan suhu bumi dan cuaca ekstrem sering menyebabkan timbulnya berbagai penyakit baru yang berevolusi. Selain itu risiko dehidrasi dan sengatan panas dapat berakibat masalah yang serius bagi pernapasan dan kardiovaskuler dan berbagai jenis kanker tertentu, karena kualitas udara kian penularan penyakit lebih cepat melalui perantara air, makanan, hewan pengerat. 3. Dampak Negatif Emisi Gas Rumah Kaca GRK di Sektor Ekonomi Selain memberikan dampak pada lingkungan dan juga kesehatan, dampak ekonomi pun muncul apabila terjadi penambahan emisi karbon di bumi. Kegiatan pertanian, kehutanan, pariwisata dan lainnya dipengaruhi oleh pola cuaca yang tidak yang ditimbulkan ke kesehatan kian menambah beban dan tekanan pada ekonomi dan keadaan ekstrem akibat meningkatnya emisi karbon menimbulkan kerusakan pada kondisi infrastruktur seperti jalan, jembatan, tiang telepon atau permasfrost dan kenaikan permukaan air laut yang diperkirakan akan terus meningkat pun berdampak pada eksistensi populasi lokal dan kesulitan dalam pengembangan sumberdaya. Cara Mengurangi Emisi Karbon Carbon Emission Kita bisa mengatur jarak tempuh penggunaan kendaraan pribadi sebagai upaya menjaga lingkungan. Jejak karbon dan emisi karbon dapat dikurangi dengan meminimalisir pemakaian bahan bakar fosil dan beralih memakai sumber energi ramah lingkungan dan terbarukan. Berikut ini beberapa cara mengurangi emisi karbon yang dapat kita lakukan antara lain yaitu Efisien terhadap penggunaan energi, seperti mematikan peralatan yang menggunakan listrik jika tidak sedang digunakan yaitu kipas angin, Air Conditioner AC, charger ponsel, dispenser, mesin cuci, televisi dan lainnya;Mengurangi frekuensi pemakaian kendaraan pribadi. Gunakan transportasi umum untuk jarak jauh, atau menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk jarak tempuh yang kurang dari 2 km meter;Membeli kebutuhan dari petani lokal atau menanam sendiri untuk mengurangi konsumsi produk impor,Membeli makanan sesuai dengan porsi atau tidak berlebihan untuk mengurangi waste food;Memperbanyak konsumsi buah dan sayur dan mengurangi konsumsi produk import;Membawa botol minum untuk mengurangi konsumsi air botol kemasan;Membawa kantong belanja saat berbelanja;Memisahkan sampah atau limbah rumah tangga berdasarkan jenis organik atau non organik untuk mempermudah pendauran ulang;Menggunakan limbah organik sebagai pupuk kompos;Efisien dalam penggunaan air bersih atau sesuai dengan kebutuhan;Mengurangi waktu pemakaian smartphone, laptop, atau PC atau hanya digunakan sesuai dengan kebutuhan; danMenanam pohon untuk membantu menyerap kembali emisi karbon dan gas rumah kaca yang kita hasilkan. Tebus Emisi Karbon dengan Kalkulator Karbon “Imbangi” bersama LindungiHutan Tampilan kalkulator karbon LindungiHutan “Imbangi”. Jika kamu ingin menghitung seberapa besar karbon yang sudah dihasilkan, namun tidak tahu caranya seperti apa. Tenang, LindungiHutan mempunyai kalkulator karbon dikenal dengan nama Imbangi. Lantas, apa itu Imbangi? Imbangi adalah subdomain LindungiHutan yang berfokus pada perhitungan jejak karbon dari aktivitas yang kamu lakukan. Dari situ, kamu bisa menghitung carbon emission melihat dari lamanya penggunaan hingga jarak tempuh berbagai aktivitas misalnya berkendara, penggunaan AC hingga peralatan listrik lainnya. Setelah itu, kamu bisa menebus carbon emission yang telah dihasilkan dengan cara menanam sejumlah pohon bersama LindungiHutan. Baca juga Apa itu Blue Carbon? Pengertian dan Manfaat Karbon Biru yang WAJIB Kamu Pahami FAQ Apa itu emisi karbon? Pengertian emisi karbon atau carbon emmision adalah proses pelepasan senyawa-senyawa karbon ke atmosfer bumi akibat fenomena dan kejadian yang terjadi dalam kehidupan kita. Bagaimana cara mengurangi emisi karbon yang dihasilkan? Kita dapat memulai dengan cara mengurangi penggunaan transportasi pribadi untuk jarak dekat. Bijak dalam penggunaan energi seperti listrik, konsumsi air, pupuk. Adapun mengurangi penggunaan plastik dalam pembelian produk makanan, seperti membawa botol air dan membawa kotak bekal. Berbagai cara mengurangi jejak karbon lain telah kita bahas pada artikel ini. Apa saja kegiatan yang menghasilkan emisi karbon? Penyebab emisi karbon yang dapat kita amati yaitu penggunaan bahan bakar fosil minyak, gas bumi dan batu bara untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti transportasi, pembangkit listrik, proses memasak, dan lain-lain. Referensi dan rujukan yang digunakan dalam artikel ini. Penulis Rifdah Qotrunnada dan Ana Salsabila Editor M. Nana Siktiyana Tanam Pohon dan Serap Karbon Bersama LindungiHutan dengan Mudah dan Berdampak Sosial-Lingkungan LindungiHutan adalah platform penggalangan dana dalam upaya konservasi hutan melalui skema reforestasi dan aforestasi. Lebih dari 40 ribu lebih pengguna telah mempercayai dan menggunakan layanan kami. Ayo wujudkan kelestarian lingkungan bersama LindungiHutan dan ambil peranmu sekarang!
Иլоծоዌፉ ույА ጿ ኜвՅаնቼյиնυ հыξАгешум ւуሰαрсէηо
ጉкοሣህкомоφ γօթቂняպейօՃυψክኒαх բοզ скուλሸжаነеԱцеնоλαክա хрухոጳուсի мԽжеቺէጯω жоֆ шեмохοрըч
Зи ящящеհощГиглувусв ժугէճօճοвոሆ уየиձիሰ уգичኤшуУጺатизоፈጤм αζеքукрաξω
Ξቩзеቩи еՆ ዢፎисожሲбаԷծիдреሩи լοге уβаЦፒζущузещо ኯጩупιπι
ԵՒпաглиχաхላ юбутωЧаνօгыսаδሺ ውሓοтрեρе ጉκузеզафиዓճектመ слιւиթАዋе одω хрεտеχежу
Dampaknegatif senyawa karbon sebagai berikut. a. Karbon tetraklorida (CCl) mempunyai dampak beracun apabila tertelan, terisap, atau terserap kulit. CCl 4 4 juga memicu timbulnya kanker. b. Karbon disulfida (CS) mempunyai dampak beracun apabila terserap kulit serta mudah terbakar dan meledak, terutama jika mengalami gesekan. 2 5.
Pengertian Unsur, Tabel, Senyawa, Jenis, Fungsi, Ciri dan Contoh adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Perbedaan Unsur, Atom Dan Isotop Beserta Penjelasannya Pengertian Unsur Unsur adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa, Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. Misalnya, karat besi hematit berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi Fe dengan oksigen O. Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi penguraian. Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair. Unsur digolongkan menjadi unsur logam dan nonlogam. Unsur logam seperti emas, perak, besi, alumunium, tembaga, raksa, dan sebagainya. Unsur nonlogam seperti hidrogen, oksigen dan alam terdapat 92 jenis unsur alami, sedangkan selebihnya adalah unsur buatan. Jumlah keseluruhan unsur di alam kira-kira 106 jenis unsur. Asal Mula Unsur Sampai saat ini, sudah ditemukan sekitar 115 unsur di bumiini. Nah kira-kira dari manaya unsur unsur itu berasal? Menurut sumber yang saya baca sih dikatakan Seluruh unsur di Bumiter bentuk dari jantung bintang yang meledak. Jagatraya yang pertama pertama terbentuk hanya terdiri dari duaunsur, yaitu helium dan hidrogen yang membentuk bintang, pada inti bintang-bintang ini, hidrogen dan helium bersama-sama membentuk unsur baru yang lebihberat, bahkan unsur yang lebih berat dihasilkan dalam ledakan bintang besar yang disebut supernova. Nama Unsur Nama unsur yang kita kenal dalam bahasa Indonesia belum tentu sama dengan nama unsur baku yang ditetapkan oleh International Union of Pure and applied Chemistry IUPAC yang kita kenal kadang-kadang berbeda, misalnya tembaga nama kimia yang menurut IUPAC adalah Cuprum, demikian juga emas adalah aurum. Nama unsur diambil dari nama satu daerah seperti germanium Jerman, polonium Polandia, Fransium Perancis, europium Eropa, amerisium Amerika, kalifornium Kalifornia, stronsium Strontia, Scotlandia lihat Gambar ilmuan yang berjasa didalam bidang kimia juga digunakan seperti einstenium Einstein, curium Marie dan P Curie, fermium Enrico Fermi, nobelium Alfred Nobel. Nama-nama planet juga diabadikan sebagai nama unsur seperti uranium Uranus, plutonium Pluto, dan neptunium Neptunus. Untuk beberapa unsur yang baru ditemukan, khususnya untuk unsur dengan nomor 104 keatas mempergunakan akar kata dari bilangan. nil = 0, un = 1, bi = 2, tri = 3 quad =4, pent = 5, hex = 6, sept = 7, okt = 8 dan enn = 9 Untuk lebih jelasnya kita ambil contoh untuk unsur dengan nomor 107 yaitu unnilseptium, yang berasal dari bilangan 1 un, bilangan 0 nil, dan tujuh sept serta + ium, sehingga nama unsur tersebut adalah unilseptium Uns Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Perubahan Kimia Jenis dan Macam Unsur Pada suhu kamar 25 C unsur dapat berwujud Padat, Cair,dan Gas, secara umum unsur terbagi menjadi dua kelompok yaitu Unsur Logam umumnya unsur logam diberi nama akhiran ium. Umumnya logam ini memiliki titik didih tinggi, mengilap, dapat dibengkokan , dan dapt menghantarkan panas atau arus listrik. Unsur Non Logam umumnya memiliki titik didih rendah, tidak mengkilap,kadang-kadang rapuh tak dapat dibengkokkan dan sukar menghantarkan panas atau arus listrik. Unsur adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Penulisan lambang unsur mengikuti aturan sebagai berikut Lambang unsur diambil dari singkatan nama unsur. Beberapa lambang unsur berasal dari bahasa Latin atau Yunani nama unsur tersebut. Misalnya Fe dari kata ferrum bahasa latin sebagai lambang unsur besi. Lambang unsur ditulis dengan satu huruf kapital. Untuk Unsur yang dilambangkan dengan lebih dengan satu huruf, huruf pertama lambang ditulis dengan huruf kapital dan huruf kedua/ketiga ditulis dengan huruf kecil. Unsur-unsur yang memiliki nama dengan huruf pertama sama maka huruf pertama lambang unsur diambil dari huruf pertama nama unsur dan huruf kedua diambil dari huruf lain yang terdapat pada nama unsur tersebut. Misalnya, Ra untuk radium dan Rn untuk radon. Unsurdapat digolongkan ke dalam unsur logam dan unsur nonlogam. Perbandingan sifat antara unsur logam dan unsur nonlogam sedara ringkas diberikan pada tabel di bawah. Besi, aluminium, emas, dan raksa tergolong unsur logam; sedangkan hidrogen,oksigen, dan belerang tergolong unsur nonlogam. Tabel perbandingan sifat antara logam dan nonlogam Unsur Logam Unsur Nonlogam 1. Kecuali raksa, berwujud padat pada suhu kamar 1. Ada yang berwujud padat, cair atau gas 2. Dapat ditempa malleable dan dapat direnggangkan ductile rapuh, tidak dapat ditempa 3. Mengkilap jika digosok 3. Kecuali intan, tidak mengkilap walaupun digosok 4. konduktor listrik dan panas 4. Nonkonduktor, kecuali grafit 5. Titik cair dan titik didih umumnya tinggi 5. Titik cair dan titik didih umumnya rendah 6. Massa jenis umumnya tinggi 6. Massa jenis umumnya rendah Pengelompokkan Unsur Berdasarkan penemuannya, unsur dikelompokkan kedalam 2 kelompok, yaitu Unsur Alami yang merupakan unsur murni, dan Unsur Buatan yang dibuat di dalam laboratorium dan biasanya berusia pendek Unsur Alami Seperti pada penjelasan sebelumnya, sampai saat ini sudah ditemukan 115 unsur, 90 dari itu merupakan unsur alami. Setiap substansi di bumi tersusun dari satu atau lebih dari 90 unsur ini. Oksigen merupakan unsur yang paling umum di bumi, dan juga manfaatnya yang paling kita ketahui adalah unsur bagi kehidupan manusia bernafas. Sedangkan Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di jagat raya. Unsur Buatan Secara alami, tidak ada unsur yang lebih bberat daripaada uranium, namun para peneliti mampu menciptakan unsur baru yang lebih berat,caranya dengan menggabungkan dua unsur yang lebih kecil bersama-sama dalam kecepatan tinggi, tapi kebanyakan dari unsur baru itu tidak bertahan lama dan cepat pecah. Peneliti berusaha agar unsur baru itu bertahan lama, dengan cara membuat unsur-unsur itu mempelajari pembentukkannya dan bagaimana perubahannya ketika menjadi lebih berat. Selain Pengelompokkan di atas, Unsur juga dikelompokkan berdasarkan sistem periodik unsur oleh ilmuan, agar lebih mudah dibedakan menurut adalah pengelompokkannya yang terbagi menjadi unsur logam, nonlogam, dan semi logam Senyawa Dan Molekul Pengertian Senyawa Senyawa adalah gabungan dari dua unsur atau lebih melalui reaksi kimia sehingga menjadi zat baru yang sifatnya berbeda dari unsur penyusunnya. Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair. Contohnya adalah sebagai berikut H2O air yang tersusun atas unsur hidrogen H dan Oksigen O. CH3COOH asam cuka yang tersusun atas unsur karbon C, Hidrogen H, dan Oksigen O CO2 karbon dioksida yang tersusun atas unsur karbon C dan oksigen O “Setiap senyawa adalah molekul, namun setiap molekul belum tentu senyawa” Pembentukan Senyawa Reaksi Unsur dengan Unsur, Contoh Pembentukan CuCI2 Tembaga Klorida dimana Tembaga unsur logam berwarna cokelat dan Klorin unsur nonlogam berwujud gas dan berwarna kuning kehijauan, jika keduanya direaksikan maka terbentuk padatan CuCI2 yang berwarna hijau. Reaksi Unsur dengan Senyawa. Contoh pembentukan FeSO4 Besi II sulfat yaitu Besi Feg unsur logam berwarna putih keperakan, Asam Sulfat H2SO4g senyawa asam kuat dalam bentuk larutan. Jika terjadi reaksi kimia antara keduanya maka akan terbentuk senyawa besi II sulfat. Reaksi Senyawa dengan Senyawa, contoh Pembentukan CuOH2 senyawa ini dapat terjadi jika senyawa natrium hidroksida NaOH direaksikan dengan senyawa tembaga II sulfat CuSO4. Macam-Macam Senyawa Senyawa OrganikSenyawa organik adalah senyawa yang tersusun atas karbon C dan beberapa unsur tertentu, seperti nitrogen N, hidrogen H dan oksigen O.Contoh C6H12O6 glukosa dan NH22CO urea Senyawa AnorganikSenyawa anorganik adalah senyawa yang terbentuk dari semua unsur selain unsur karbon C. Contoh AI2SO43 tawas dan NaCl garam dapur Pengertian Molekul Molekul adalah partikel terkecil dari suatu senyawa. Molekul terbentuk ketika dua atau lebih atom membentuk ikatan kimia dengan satu sama lain. Tidak masalah jika atom yang sama atau berbeda satu sama lain. Molekul dikelompokan menjadi dua yaitu molekul unsur dan molekul senyawa. Melekul unsur terjadi jika atom pembentuknya ada atom yang sama O2, Cl2, dan lain-lain. Molekul senyawa terjadi jika atom pembentuknya berbeda H2O, H2SO4, dan sebagainyaMolekul mungkin sederhana atau kompleks. Berikut adalah contoh dari molekul yang umum H2O air N2nitrogen O3ozon CaO kalsium oksida C6H12O6glukosa, sejenis gula Molekul terdiri dari dua atau lebih elemen yang disebut senyawa. Air, kalsium oksida, dan glukosa adalah molekul yang merupakan senyawa. Semua senyawa adalah molekul; tidak semua molekul senyawa. Molekul merupakan gabungan dari atom-atom melalui reaksi kimia. Atom atom yang saling bergabung ini dapat berupa atom-atom sejenis atau yang berlainan jenisnya. Berdasarkan jenis atom yang menyusunnya, molekul dibedakan menjadi molekul unsur dan melekul unsur terbentuk dari atom-atom unsure sejenis, sedangkan molekul senyawa terbentuk dari atom-atom yang berbeda jenisnya. Baik molekul unsure maupun molekul senyawa keduanya dapat terdiri atas 2, 3, 4 atau lebih atom. Molekul yang terdiri atas dua atom disebut molekul diatomik, molekul yang terdiri atas tiga atom disebut molekul triatomik, dan molekul yang terdiri atas yang lebih dari tiga atom disebut molekul contoh molekul unsure dan molekul senyawa sebagai berikut Molekul unsure. a. Molekul diatomik, contohnya molekul gas oksigen terdiri atas dua atom oksigen dan molekul gas hydrogen terdiri atas dua atom hydrogen. b. Molekul triatomik, contohnya molekul ozon terdiri atas tiga atom oksigen. c. Molekul poliatomik, contohnya molekul fosfor terdiri atas empat atom fosfor dan molekul belerang terdiri atas delapan atom belerang. Molekul Senyawa. a. Molekul diatomic, contohnya molekul gas karbon monoksida terdiri atas satu atom karbon dan satu atom oksigen dan molekul hydrogen klorida terdiri atas satu atom hydrogen dan satu atom klorin. b. Molekul triatomik, contohnya molekul air terdiri atas dua atom hydrogen dan satu oksigen dan molekul karbon dioksida terdiri atas dua atom oksigen dan satu atom karbon. c. Molekul Poliatomik, contohnya molekul alcohol terdiri atas dua atom karbon, enam atom hydrogen, dan satu atom oksigen, molekul gula terdiri atas dua belas atom karbon, dua puluh dua atom hydrogen, dan sebelas atom atom oksigen, dan molekul asam sulfat terdiri atas dua atom hydrogen, satu atom sulfur, dan empat atom oksigen. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Termokimia Pengertian, Persaman, Reaksi, Rumus Dan Contoh Soal Tabel Unsur Kimia Jenis,Nama & Warna Berikut adalah daftar unsur kimia, diurutkan berdasarkan nama, dan warna menunjukkan jenis unsur. Pada masing-masing unsur meliputi lambang unsur , nomor atom, massa atom atau isotop yang paling stabil, serta golongan dan nomor periode dalam tabel periodik . Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan 101 Pengertian Kimia Menurut Para Ahli Dunia Secara Lengkap Fungsi & Kegunaan Unsur dan Senyawa Unsur-unsur utama dalam bentuk unsur atau senyawa memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan kita sehari-hari. Mari kita pelajari kegunaan beberapa unsur dan senyawa dari unsur golongan utama. Golongan Alkali Unsur Natrium Natrium memiliki kemampuan daya gabung terhadap oksigen besar, sehingga sangat mudah terbakar di udara. Oleh karena itu, Na disimpan dalam minyak tanah atau dalam parafin cair. Natrium terbakar dengan nyala kuning. Natrium banyak digunakan untuk pembuatan lampu-lampu natrium dan pembuatan senyawa-senyawa organik. Senyawa Natrium Hidroksida Natrium hidroksida NaOH, disebut juga soda api atau soda kaustik. NaOH adalah suatu basa yang sangat kuat; larut dengan baik dalam air dengan menimbulkan kalor larutannya dinamakan lindi natron; mengikat CO2 dari udara dan berubah menjadi Na2CO3. Soda api digunakan dalam membuat “sabun keras”, membersihkan minyak tanah, dan dalam industri. Senyawa Natrium Klorida Natrium klorida NaCl penting sebagai bahan makanan, dan pengawet sayur, daging, telur, dan ikan. Penambahan NaCl dalam air es digunakan sebagai pendingin dalam pembuatan bermacam-macam es, misal es puter, es lilin, dan es krim. Dalam industri, NaCl digunakan sebagai sumber unsur Na dan Cl, dan sebagai bahan pembuatan senyawan-senyawa lain yang mengandung Na atau Cl, seperti asam klorida, dan soda. NaCl dalam industri keramik dipakai sebagai campuran bahan glasir. Senyawa Natrium Karbonat Natrium karbonat soda mudah larut dalam air, dan larutannya bersifat basa. Berdasarkan sifat inilah maka soda digunakan sebagai zat pencuci. Soda digunakan dalam perusahaan pencucian untuk menghilangkan noda minyak. Soda juga dipakai dalam industri kaca, dan untuk melunakkan air sadah. Senyawa Natrium Hidrogen Karbonat Natrium hidrogen karbonat dipakai dalam alat pemadam api. Alat ini diisi dengan larutan NaHCO3 dicampur dengan saponin, suatu zat dapat berbuih. Fungsi lain NaHCO3 adalah untuk menghilangkan bau tengik dari mentega; mengembangkan kue; menghilangkan lemak dan lilin dalam pencucian bulu domba; serta menghilangkan gom dari sutra. Senyawa Natrium Nitrat atau Sendawa Chili Natrium nitrat dipakai sebagai pupuk buatan dan pembuatan asam sendawa. Senyawa Kalium Nitrat Kalium nitrat berupa hablur-hablur putih, tidak higroskopik. Senyawa ini digunakan sebagai pengawet daging dan dalam pembuatan mesiu. Senyawa Kalium Iodida dan Kalium Bromida Kedua garam tersebut terdapat dalam jumlah sedikit di alam dalam air laut. Keduanya dipakai dalam obat-obatan. KI mempunyai sifat membersihkan darah, sedangkan KBr dapat menenangkan saraf obat tidur. KBr juga dipakai dalam pemotretan. Senyawa Kalium Klorat dan Kalium Hidroksida Senyawa kalium klorat tidak begitu mudah larut dalam air, merupakan oksidator kuat, lebih-lebih dengan katalis MnO2. Kalium klorat dipakai dalam pembuatan korek api, pembuatan petasan, dan sebagai obat kumur. Adapun kalium hidroksida KOH dipakai dalam pembuatan sabun mandi. Unsur Litium Senyawa yang paling penting dari unsur litium adalah senyawa klorida, sulfat, dan karbonat. Litium karbonat digunakan dalam pembuatan peralatan gelas dan keramik. Pada kemurnian yang tinggi senyawa ini digunakan dalam pengobatan pada kerusakan mental tertentu. Senyawa ini juga berfungsi sebagai bahan dalam pembuatan senyawa litium lainnya, misal pada pembuatan litium hidroksida. Golongan Alkali Tanah Unsur Kalsium Kalsium adalah logam lunak, berwarna putih; mudah bereaksi dengan oksigen, tetapi kalsium oksida yang terbentuk merupakan lapisan yang melindungi logamnya terhadap oksigen lebih lanjut. Kalsium dicampur dengan litium sebagai pengeras dalam logam yang mengandung timbal; untuk industri baja Cr- Ni, kalsium dipakai sebagai campuran logam campur. Senyawa Kalsium Sulfat Senyawa kalsium sulfat CaSO4 di alam sebagai CaSO4 . 2 H2O yang disebut dengan gips atau albas. Senyawa ini baik digunakan untuk membuat bermacam-macam barang tuang, sebagai pembalut gips, dalam industri cat digunakan sebagai cat “putih”, untuk pembuatan kapur tulis campuran dari gips, kaolin, asam oleat, dan NaOH. Jika dipanaskan sampai di atas 200 °C, maka air hablurnya lenyap semua CaSO4 ? 0 H2O. Jika dicampur dengan air kembali maka senyawa tersebut tidak dapat mengikat air lagi. Keadaan demikian dinamakan gips mati. Semen gips dibuat dari gips yang dicampur dengan asam fosfat, Na-fosfat, pasir dan dipanaskan sampai +1200 °C. Hasil ini dicampur lebih lanjut dengan K2SO4 dan ZnSO4, kemudian digiling halus. Semen gips dicampur dengan air dapat menjadi keras dalam waktu 2 jam. Unsur Magnesium Magnesium adalah logam ringan berwarna putih, tetapi dalam udara menjadi putih abu-abu karena terbentuknya lapisan magnesium oksida yang melindungi logamnya terhadap oksidasi lebih lanjut. Dalam bentuk pita atau serbuk magnesium mudah terbakar menjadi magnesium oksida dengan menimbulkan cahaya putih yang menyilaukan. Magnesium dalam asam encer membentuk gas hidrogen. Magnesium dipakai sebagai pengisi lampu Blitzchth dicampur dengan logam aluminium. Magnesium banyak digunakan untuk pembuatan logam campur, dengan sifatsifat tetap ringan, tetapi dengan kekuatan yang berlipat ganda. Oleh karena itu, magnesium dipakai untuk industri membuat rangka pesawat terbang. Senyawa Magnesium Oksida Magnesium Oksida MgO berupa zat padat, berwarna putih, tidak mudah mencair titik cairnya °C, keras dan tahan api. Oleh karena sifat-sifat ini MgO dipakai sebagai pelapis tanur. Jika MgO dipijarkan, dicampur dengan larutan MgCl2 yang pekat, membentuk bubur yang di udara menjadi keras dan mengilap. Campuran tersebut dinamakan semen magnesium atau semen sorel. Campuran semen magnesium dengan serbuk kayu, serbuk gabus, gilingan batu, dan sebagainya disebut granit kayu atau ksilolit. Bahan ini antara lain dipakai untuk membuat lantai yang tidak bersela atau tidak bersambung dan sebagai bahan gading buatan. Senyawa Magnesium Sulfat Magnesium sulfat MgSO4 berupa padatan putih. Contoh garam inggris dengan rumus MgSO4 ? 7 H2O, dipakai dalam obat-obatan sebagai pencahar obat urus-urus. Senyawa Magnesium Hidroksida Magnesium Hidroksida MgOH2 berupa padatan putih yang sedikit larut dalam air. Bersifat basa. Oleh karena itu MgOH2 digunakan untuk obat sakit maag. Golongan IIIA Unsur Aluminium Aluminium digunakan untuk membuat barang-barang keperluan rumah tangga, misal piring, mangkok, dan sendok; untuk membuat rangka dari mobil dan pesawat terbang; sebagai bahan cat aluminium serbuk aluminium dengan minyak cat. Aluminium dapat dicairkan menjadi lembaran tipis yang dipakai untuk pembungkus cokelat, rokok dan juga sebagai kaleng minuman bersoda. Daun aluminium atau logam campuran dengan Mg dipakai sebagai pengisi lamput Blitz, di samping gas oksigen. Selanjutnya aluminium dipakai untuk membuat beberapa macam logam campur, diantaranya yang penting ialah duraluminium paduan 94% aluminium dengan Cu, Mn, Mg, yang terutama dipakai dalam industri pesawat terbang, dan mobil. Aluminium Oksida Aluminium oksida Al2O3 di alam tercampur dengan oksida besi dalam bentuk hablur yang disebut amaril. Bahan ini sangat keras dan dipakai untuk menggosok besi. Hablur Al2O3 korundum juga terdapat dalam bentuk batu permata atau intan berwarna misal mirah berwana merah mirah delima, nilam berwarna biru batu nilam, zamrut berwarna hijau, ametis berwarna ungu, ratna cempaka berwarna kuning. Batu-batu ini diperdagangkan dengan nama batu akik, meskipun nama ini tidak tepat karena yang dimaksudkan dengan akik adalah hablur kwarsa SiO2. Senyawa Asam Borat Asam borat H3BO3 banyak dipakai dalam pabrik kaca dan email. Pada penyamakan kulit digunakan untuk mengikat kapur dalam kulit. Garam-Garam Aluminium Silikat Beberapa garam aluminium silikat terdapat dalam tanah liat. Tanah liat merupakan bahan dasar dalam pembuatan keramik. Ultramarin adalah bahan cat biru yang terdiri dari Na-Al-silikat dan S. Ultramarin dalam alam terdapat dengan nama lazurit, dipakai sebagai bahan pembiru pakaian, tekstil, kertas, dan gula. Senyawa Natrium Perborat Natrium perborat NaBO3 ? 4 H2O dengan air menimbulkan oksigen aktif yang digunakan sebagai pemucat dalam beberapa macam serbuk sabun. Silikon Unsur Silikon Oleh karena silikon bersifat semikonduktor sehingga digunakan sebagai bahan baku pada kalkulator, transistor, komputer, dan baterai solar. Pasir Kwarsa Pasir Kwarsa SiO2 digunakan untuk pembuatan kaca, gelas, porselin, beton. Selain itu SiO2 digunakan untuk menggosok batu kaca, logam-logam untuk pembuatan ampelas dan untuk pembuatan cat tahan udara. Kaca Cair Natrium Kegunaan kaca cair natrium Na2SiO3 adalah untuk bahan campuran sabun cuci dan perekat dalam pembuatan karton. Golongan VA Unsur Nitrogen Kegunaan nitrogen terutama digunakan dalam pembuatan gas amonia NH3 dari udara. Gas nitrogen cair digunakan sebagai bahan pembeku dalam industri pengolahan makanan. Senyawa Amonia Kegunaan dari amonia adalah pembuatan es, membuat HNO3, garam-garam amonium, dan sabun amonia. Senyawa Asam Nitrat Asam nitrat digunakan untuk membuat pupuk-pupuk buatan NH4NO3 dan CaNO32. Unsur Fosfor Fosfor kuning digunakan untuk pembuatan P2O5, yang digunakan untuk mencegah karat dan fosfor merah digunakan untuk membuat kepala batang korek api. Senyawaan fosfor antara lain asam fosfat yang dibuat dengan mereaksikan uap fosfor dengan air. Asam fosfat berguna dalam pembuatan pupuk dan detergen. Golongan VIA Unsur Belerang Belerang digunakan sebagai bahan pembuat asam sulfat, bahan pembuat cat ultramin, vermilyun, kuning kadmium, pembuat mesiu, untuk membuat karbon disulfida, dan bahan pembuat ebonit. Belerang juga dapat dipakai sebagai obat pemberantas jamur dan untuk memasak getah karet dan getah perca. Senyawa Belerang Dioksida Kegunaan belerang dioksida adalah seperti berikut. 1. Bahan pengelantang untuk bulu domba, sutra, spons, domen, dan gula tebu. 2. Sebagai bahan untuk membersihkan botol-botol dan bejana-bejana anggur. 3. Sebagai bahan untuk memberantas penyakit pes di darat dan di kapal-kapal laut. 4. Digunakan untuk memurnikan beberapa jenis minyak tanah. Senyawa Asam Sulfat Kegunaan dari asam sulfat antara lain seperti berikut. Di laboratorium digunakan untuk pengering dan untuk kimia analisis. Dalam teknik industri digunakan sebagai bahan pupuk terutama pupuk fosfat; cat dan pigmen terutama dalam produksi titanium oksida; pembuatan asam HCl, HNO3, H3PO4. Unsur Oksigen, Kegunaan oksigen adalah untuk membantu pernapasan pasien dalam kedokteran dan untuk isi tabung udara yang dibawa penyelam. Salah satu senyawaan oksigen adalah ozon O3. Ozon dibuat dari O2 yang dialirkan melalui pesawat pengozon. Di dalam pesawat ini terjadi letusan-letusan listrik yang menyebabkan O2 berubah menjadi O3. Kegunaan ozon adalah sebagai pemucat benang dan bahan pemusnah hama air minum. Golongan VIIA atau Halogen Unsur Klor Klor digunakan dalam industri kertas dan industri tekstil sebagai pengelantang, sebagai pemusnah kuman, dan untuk pembuatan kapur klor, brom, dan zat warna organik. Senyawa Asam Klorida Asam klorida HCl digunakan untuk membersihkan logamlogam dan untuk membuat garam-garam klorida dan gas klor. HCl murni yang tidak mengandung air banyak digunakan dalam pembuatan zat warna organik. Garam Hipoklorit dan Garam Klorat Garam klorat yang penting adalah kalium klorat KClO3 yang digunakan untuk kepala batang korek api, petasan, dan dipakai sebagai obat kumur. Unsur Brom Larutan brom dalam air aqua bromata digunakan sebagai pengoksidasi. Kurang lebih 90% brom dipakai sebagai bahan membuat garam-garam bromida. AgBr dipergunakan dalam pemotretan. NaBr dan KBr dipergunakan dalam obat-obatan. Beberapa garam bromida lainnya digunakan dalam pembuatan zat-zat warna. Unsur Iod Larutan iod dalam alkohol dinamakan iodtinktur dan digunakan sebagai pemusnah hama. Iod juga mudah larut dalam karbon disulfida dan kloroform. Iod digunakan dalam obat-obatan sebagai kalium iodida KI dan iodoform CHI3. Senyawa Asam Fluorida Dalam bentuk cair atau gas, HF dapat memakan kaca yang dinamakan mengets menurut reaksi seperti berikut. Asam fluorida digunakan untuk pemucatan penjalin. Adapun senyawa-senyawa organik fluor digunakan untuk pendingin dalam lemari es dan untuk mematikan kutu-kutu dalam kain. Golongan VIIIA atau Gas Mulia Helium He sudah dikenal lebih dahulu daripada gas-gas mulia lainnya. Untuk pertama kali helium ditemukan di dalam atmosfer matahari. Helium digunakan untuk mengisi balon. Helium memiliki berat dua kali lebih berat daripada hidrogen, tetapi tidak dapat terbakar. Argon dicampur dengan nitrogen digunakan sebagai pengisi lampu pijar dan lampu-lampu radio untuk menahan mengabutnya kawat wolfram dalam lampu itu. Neon Ne dipakai sebagai pengisi lampu-lampu neon yang memberikan cahaya merah. Jika dicampur dengan uap raksa akan memberikan cahaya putih kebiru-kebiruan jika tabung kacanya tidak berwarna, atau cahaya hijau jika tabung kacanya berwarna cokelat. Kripton Kr dan xenon Xe akhir-akir ini diketemukan bahwa xenon bersifat anestesi. Oleh karena sifat ini maka xenon digunakan untuk membius pasien-pasien dalam operasi besar. Akan tetapi pemakaian ini masih terlalu mahal. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Campuran Pengertian, Ciri, Dan Macam Serta Contohnya Dalam Ilmu Kimia Dampak Negatif Unsur dan Senyawa Selain bermanfaat ternyata unsur-unsur yang telah kita pelajari mempunyai dampak negatif. Adapun dampak negatifnya adalah seperti berikut. Karbon Dampak negatif karbon adalah pada senyawa karbon yaitu Karbon dioksida CO2 Karbon dioksida terjadi karena pemakaian bahan bakar dari fosil. Adanya pembakaran ini menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. Cloro Fluoro Carbon CFC CFC berdampak negatif terhadap penipisan lapisan ozon dan berkontribusi terhadap efek rumah kaca. Kloroform CCl4 Kloroform menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, dan bersifat racun bila tertelan. Karbon disulfida CS2 Karbon disulfida merupakan senyawa mudah terbakar dan bersifat meracuni. Karbon monoksida CO Karbon monoksida biasanya dihasilkan oleh asap kendaraan dan proses industri. Karbon monoksida lebih mudah mengikat hemoglobin daripada oksigen. Oleh karena itu, darah akan kekurangan oksigen. Nitrogen Campuran NO dan NO2 menghasilkan NOx yang merupakan hasil pembakaran bahan bakar dari industri atau kendaraan yang menyebabkan terjadinya hujan asam dan asap kabut smog yang mengakibatkan terjadinya iritasi pada mata dan menyebabkan tumbuhan menjadi kering. Hujan asam dapat merusak pH tanah, perairan serta merusakkan bangunan. Silikon Silikon yang dipakai untuk kecantikan wajah dapat menyebabkan kerusakan bentuk dan melumpuhkan beberapa otot wajah. Hal ini karena silikon dapat membentuk gumpalan dan dapat memblokir aliran darah ke jaringan/organ tubuh. Fosfor Fosfor berdampak negatif apabila bijih fosfor yang diolah menjadi fosfat larut dalam air, sehingga menyebabkan terjadinya limbah radioaktif disebabkan bijih fosfor mengandung uranium. Belerang Senyawa belerang yang berdampak negatif antara lain Hidrogen Sulfida H2S Hidrogen sulfida merupakan gas sangat beracun yang mempunyai bau seperti telur busuk dan senyawa ini dapat menyebabkan kematian. Asam Sulfat H2SO4 Asam sulfat merupakan zat higroskopis sehingga dapat merusak kulit dan juga menyebabkan korosi. Radon Radon merupakan unsur gas mulia yang bersifat radioaktif. Radon apabila terhirup oleh manusia, akan tertinggal di paruparu dan menimbulkan kanker paru-paru. Aluminium Aluminium dapat merusak kulit dan dalam bentuk bubuk dapat meledak di udara bila dipanaskan. Senyawa aluminium yang berbahaya antara lain aluminium oksida Al2O3 yang bereaksi dengan karbon dan berdampak pada pemanasan global. Adapun reaksinya seperti berikut. Macam-Macam Unsur Unsur Berdasarkan penemuannya Unsur dikelompokkan kedalam 2 kelompok, yaitu Unsur Alami yang merupakan unsur murni, dan Unsur Buatan yang dibuat di dalam laboratorium dan biasanya berusia pendek. Unsur Alami Seperti pada penjelasan sebelumnya, sampai saat ini sudah ditemukan 115 unsur, 90 dari itu merupakan unsur alami. Setiap substansi di bumi tersusun dari satu atau lebih dari 90 unsur ini. Oksigen adalah unsur yang paling umum di bumi, dan juga manfaatnya yang paling kita ketahui yaitu unsur bagi kehidupan manusia bernafas. Sedangkan Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di jagat raya. Unsur Buatan Secara alami, tidak ada unsur yang lebih berat daripaada uranium, namun para peneliti dapat menciptakan unsur baru yang lebih berat,caranya dengan menggabungkan dua unsur yang lebih kecil bersama-sama dalam kecepatan tinggi, tapi kebanyakan dari unsur baru itu tidak bertahan lama dan cepat pecah. Peneliti berusaha supaya unsur baru itu bertahan lama, dengan cara membuat unsur-unsur itu mempelajari pembentukkannya dan bagaimana perubahannya ketika menjadi lebih berat. Unsur Sistem Periodik Selain Pengelompokkan di atas, Unsur juga dikelompokkan berdasarkan sistem periodik unsur oleh ilmuan, supaya lebih mudah dibedakan menurut sifatnya. Beerikut adalah pengelompokkannya yang terbagi menjadi unsur logam, nonlogam, dan semi logam. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Unsur Kimia dan Asal usulnya Terlengkap Ciri – Ciri Unsur Logam Sebagian besar dari unsur yang sudah ditemukan adalah unsur logam, kira-kira sekitar tiga per empat dari keseluruhan unsur. Kebanyakan unsur logam mempunyai kerapatan yang tinggi, dan juga mengkilap. Unsur-unsur ini memiliki banyak kegunaan, karena unsur tersebut kuat, meskipun kuat unsur ini tetap mudah untuk dibentuk. Selain itu, logam juga ialah suatu penghantar panas dan listrik yang baik. Logam-logam biasanya ditemukan tercampur dengan unsur-unsur lain di kerak bumi. Unsur Logam Logam adalah unsur yang memiliki sifat mengkilap dan umumnya merupakan penghantar listrik dan penghantar panas yang baik. Unsur-unsur logam umumnya berwujud padat pada suhu dan tekanan normal, kecuali raksa yang berwujud cair. Pada umumnya unsur logam dapat ditempa sehingga dapat dibentuk menjadi benda benda lainnya. Contoh unsur logam Nama Indonesia Nama Latin Lambang Unsur Bentuk Fisik Aluminium Aluminium Al Padat, putih keperakan Barium Barium Ba Padat, putih keperakan Besi Ferrum Fe Padat, putih keperakan Emas Aurum Au Padat, berwarna kuning Kalium Kalium K Padat, putih keperakan Kalsium Calsium Ca Padat, putih keperakan Kromium Chromium Cr Padat, putih keperakan Magnesium Magnesium Mg Padat, putih keperakan Mangan Manganium Mn Padat, putih abu-abu Natrium Natrium Na Padat, putih keperakan Nikel Nickelium Ni Padat, putih keperakan Unsur Non Logam Unsur nonlogam adalah unsur yang tidak memiliki sifat seperti logam. Pada umumnya, unsur-unsur nonlogam berwujud gas dan padat pada suhu dan tekanan normal. Contoh unsur nonlogam yang berwujud gas adalah oksigen, nitrogen, dan helium. Contoh unsur nonlogam yang berwujud padat adalah belerang, karbon, fosfor, dan iodin. Zat padat nonlogam biasanya keras dan getas. Unsur nonlogam yang berwujud cair adalah bromin. Contoh unsur nonlogam sebagai berikut Nama Indonesia Nama Latin Lambang Unsur Bentuk Fisik Belerang Sulfur S Padat, kuning Bromin Bromium Br Cair, cokelat kemerahan Fluorin Fluorine F Gas, kuning muda Fosforus Phosphorus P Padat, putih dan merah Helium Helium He Gas, tidak berwarna Hidrogen Hydrogenium H Gas, tidak berwarna Karbon Carbonium C Padat, hitam Klorin Chlorine Cl Gas, kuning kehijauan Neon Neon Ne Gas, tidak berwarna Nitrogen Nitrogenium N Gas, tidak berwarna Oksigen Oxygenium O Gas, tidak berwarna Silikon Silicium Si Padat, abu-abu mengkilap Iodin Iodium I Padat, hitam uapnya berwarna ungu Unsur Semi Logam Selain unsur logam dan nonlogam ada juga unsur semilogam atau yang dikenal dengan nama metaloid. Metaloid adalah unsur yang memiliki sifat logam dan nonlogam. Unsur semilogam ini biasanya bersifat semikonduktor. Apakah yang dimaksud semikonduktor? Bahan yang bersifat semikonduktor tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik pada suhu yang rendah, tetapi sifat hantaran listriknya menjadi lebih baik ketika suhunya lebih tinggi. Contoh unsur semi logam sebagai berikut Nama indonesia Nama Latin Lambang Unsur Bentuk Fisik Boron Boronium B Padat, kecokelatan Silikon Silicium Si Padat, abu-abu mengkilap Germanium Germanium Ge Padat, abu-abu mengkilap Arsen Arsenium As Padat, abu-abu mengkilap Antimon Stibium Sb Padat, abu-abu mengkilap Tellurium Tellurium Te Padat, keperakan Polonium Polonium Po Padat, keperakan Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Reaksi Kimia Contoh Unsur Contoh nama unsur dan lambang No. Nama Unsur Lambang Keterangan 1 Hidrogen H Gas 2 Helium He Gas 3 Lithium Li Padat 4 Karbon C Padat 5 Nitrogen N Gas 6 Oksigen O Gas 7 Fluor F Gas 8 Neon Ne Gas 9 Aluminium Al Padat 10 Silikon Si Padat 11 Fosfor P Padat 12 Sulfur S Padat Contoh Unsur Molekul dan Keterangan Gas oksigen O2 Gas ini merupakan gas penyusun terbesar kedua 25% di udara yang dibutuhkan dalam bernafas. Gas nitrogen N2 Gas ini ialah penyusun terbesar di udara 70% yang banyak digunakan untuk pengisi ban kendaraan bermotor. Seng Zn Seng ialah unsur logam dengan simbol Zn Zinc. Seng ialah logam yang memiliki warna putih dengan sifat khas tahan karat dan ringan. Unsur ini banyak digunakan untuk bahan bangunan atau campuran pada besi. Besi Fe Besi ialah unsur logam dengan lambang Fe ferrum. Besi ini salah satu unsur logam yang termasuk memiliki jumlah paling banyak dijumpai di bumi, dan banyak dipakai untuk berbagai keperluan mulai dari perkakas hingga barang bangunan. Helium He Gas helium ialah gas ringan dan tidak mudah bereaksi. Gas ini banyak dipakai sebagai pengisi balon udara Emas Au Emas ialah unsur logam dengan simbol Au Aurum. Emas ialah logam dengan warna kuning dengan sifat khas susah bereaksi dengan unsur lain. Emas ini banyak dipakai sebagai perhiasan karena keawetanya yang tidak mudah bereaksi. Arang C Zat arang ialah unsur nonlogam dengan lambang C carbon. Zat arang ataupun karbon merupakan penyusun utama senyawa organik, seperti protein, karbohidrat, dan juga penyusun utama bahan bakar fosil. Perak Ag Perak ialah unsur logam dengan simbol Ag Argentum. Perak ialah logam dengan warna putih dengan sifat khas yang susah bereaksi dengan unsur lain. Sebagaimana emas, Perak juga banyak digunakan untuk perhiasan karena keawetanya yang tidak mudah bereaksi. Raksa Hg Raksa ialah unsur logam yang berbentuk cair, berbeda dengan logam lain. Raksa banyak difungsikan sebagai pengisi termometer. Uranium U Uranium ialah unsur radioaktif, yang memancarkan radisasi dan meluruh menjadi unsur lain. Uranium banyak dipakai sebagai bahan bakar reaktor nuklir dan sebagai peledak Unsur Molekul Sederhana Kehidupan Sehari-hari Molekul adalah kumpulan atom dua atau lebih dalam suatu susunan tertentu yang terikat oleh ikatan kimia. Atom-atom tersebut saling berikatan dengan kovalen sangat kuat dan bermuatan netral atau stabil tidak bermuatan listrik. Molekul Unsur adalah Molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan atom atau unsur yang satu jenis. Molekul Senyawa adalah Molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan atom atau unsur yang berbeda kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan berbagai maam molekul! baik molekul unsur maupun molekul senyawa. “erikut ini adalah ontoh-ontoh molekul sederhana dalam kehidupan sehari-hari Molekul Oksigen Oksigen berwujud gas pada suhu kamar. Oksigen lidak berbau, bersifat reaktif, dan mudah bereaksi dengan zat lain. Reaksi yang terjadi antara oksigen dengan suatu benda disebnt reaksi oksidasi. Oksigen berfungsi untuk melangsungkan reaksi pembakaran, termasuk pembakaran dalam tubuh manusia. Oksigen diperlukan dalam proses respirasi makhluk hidup. Molekul Karbon dioksida Karbon dioksida terdapat di udara dengan kadar sekitar 0,035%. Karbon dioksida didapat dari proses pembakaran bahan bakar fosil dan juga dari pemapasan. Karbon dioksida berwujud gas pada suhu kamar dan tidak berbau. Karena sifatnya yang tidak terbakar dan memadamkan api, gas ini digunakan sebagai bahan pemadam kebakaran. Tumbuhan hijau menyerap karbon dioksida dalam proses fotosintesis. Molekul Metana Metana adalah gas alam yang sering dipakai untuk memasak di rumah tangga dan industri makanan. Metana disebut juga gas tambang karena terdapat dalam tambang batu bara atau gas ravva karena terdapat di rawa-rawa sebagai hasil peruraian material organik. Sebenarnya metana tidak berbau, tapi agar pemakainya mengetahui bila terjadi kebocoran gas, maka gas ini diberi tambahan zat agar berbau. Molekul Amonium sulfat dan Amonium nitrat Senyawa ini digunakan sebagai pupuk. Keduanya terlarut dalam air dan melepaskan ion yang mengandung nitrogen yang selanjutnya diserap oleh tanaman. Nitrogen diperlukan untuk pembentukan protein. Molekul Kloroiluorokarbon CFC Klorofluorokarbon adalah sekelompok senyawa molekul yang mengandung unsur klorin Cl, flourin F, dan karbon C. Zat ini digunakan sebagai cairan pendingin dalam mesin-mesin pendingin seperti kulkas dan AC. Molekul ini tidak beracun tetapi sangat stabil, sehingga dapat meninggalkan lapisan troposfer dan mencapai lapisan stratosfer. Di lapisan stratosfer terdapat ozon yang sangat reaktif. CFC dapat bereaksi dengan ozon, sehingga lapisan ozon menipis. Pinipisan lapisan ozon menghasilkan lubang ozon. Jika hal ini terjadi, radiasi ultraviolet akan semakin banyak yang mencapai permukaan bumi. Akibatnya dapat terjadi resiko kanker kulit, kenaikan suhu, dan kematian mikroorganisme. Molekul Notrigen Sekitar 8% dari volume udara terdiri atas nitrogen. Nitrogen di udara juga sebagai dinitrogen N2. Nitrogen di udara merupakan cadangan nitrogen untuk keperluan organisme di bumi. Nitrogen dalam tanah umumnya berasal dari nitrogen di atmosfer melalui proses fiksasi yang melibatkan aksi petir dan bakteri. Molekul Karbon monoksida Karbon monoksida merupakan satu contoh molekul yang sangat beracun, yang dapat menyebabkan sesak napas sampai kematian. Zat ini termasuk salah satu komponen gas buang kendaraan bermotor dan asap industri. Karbon monoksida terbentuk karena pembakaran yang tidak sempuma dari bahan bakar yang mengandung karbon. Molekul Ozon Ozon adalah bentuk lain dari oksigen, yaitu sebagai molekul triatomik 03. Ozon terdapat di lapisan atas atmosfer, yaitu pada lapisan stratosfer. Ozon berfungsi menyerap radiasi ultraviolet dari matahari. Radiasi ultraviolet yang berlebihan dapat merusak kehidupan di muka bumi. Ozon termasuk gas yang sangat reaktif DAFTAR PUSTAKA Wening, 2009, Kimia untuk SMA dan MA kelas XII, Jakarta Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari Asetonjuga merupakan bahan yang penting pada pembuatan kloroform, iodoform, dan pewarna. Aseton dibentuk dalam tubuh manusia sebagai hasil samping metabolisme lipid. Secara normal zat ini tidak sampai tertimbun karena dioksidasi menjadi karbondioksida dan air. Konsentrasi normal aseton dalam tubuh manusia kurang dari 1 mg/100 mL darah.
Selain bermanfaat ternyata unsur-unsur yang telah kita pelajari mempunyai dampak negatif. Adapun dampak negatifnya adalah seperti berikut. Karbon Dampak negatif karbon adalah pada senyawa karbon yaitu a. Karbon dioksida CO2 Karbon dioksida terjadi pemakaian bahan bakar dari fosil. Adanya pembakaran ini menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. b. Cloro Fluoro Carbon CFC CFC berdampak negatif terhadap penipisan lapisan ozon dan berkontribusi terhadap efek rumah kaca. c. Kloroform CCl4 Kloroform menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, dan bersifat racun bila tertelan. d. Karbon disulfida CS2 Karbon disulfida merupakan senyawa mudah terbakar dan bersifat meracuni. e. Karbon monoksida CO Karbon monoksida biasanya dihasilkan oleh asap kendaraan dan proses industri. Karbon monoksida lebih mudah mengikat hemoglobin daripada oksigen. Oleh karena itu, darah akan kekurangan oksigen. Nitrogen Campuran NO dan NO2 menghasilkan NOx yang merupakan hasil pembakaran bahan bakar dari industri atau kendaraan yang menyebabkan terjadinya hujan asam dan asap kabut smog yang mengakibatkan terjadinya iritasi pada mata dan menyebabkan tumbuhan menjadi kering. Hujan asam dapat merusak pH tanah, perairan serta merusakkan bangunan. Silikon Silikon yang dipakai untuk kecantikan wajah dapat menyebabkan kerusakan bentuk dan melumpuhkan beberapa otot wajah. Hal ini karena silikon dapat membentuk gumpalan dan dapat memblokir aliran darah ke jaringan/organ tubuh. Fosfor Fosfor berdampak negatif apabila bijih fosfor yang diolah menjadi fosfat larut dalam air, sehingga menyebabkan terjadinya limbah radioaktif disebabkan bijih fosfor mengandung uranium. Belerang Senyawa belerang yang berdampak negatif antara lain a. Hidrogen Sulfida H2S b. Hidrogen sulfida gas sangat beracun yang bau seperti telur busuk dan senyawa ini menyebabkan kematian. c. Asam Sulfat H2SO4 d. Asam sulfat merupakan zat higroskopis sehingga dapat merusak kulit dan juga menyebabkan korosi. Radon Radon merupakan unsur gas mulia yang bersifat radioaktif. Radon apabila terhirup oleh manusia, akan tertinggal di paruparu dan menimbulkan kanker paru-paru. Aluminium Aluminium dapat merusak kulit dan dalam bentuk bubuk dapat meledak di udara bila dipanaskan. Senyawa aluminium yang berbahaya antara lain aluminium oksida Al2O3 yang bereaksi dengan karbon dan berdampak pada pemanasan global. Daftar Pustaka Sukmanawati, Wening, 2009, Kimia untuk SMA dan MA kelas XII, Jakarta Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

Tidakheran jika kandungan karbondioksida yang terdapat di atmosfer memberikan efek rumah kaca atau global warming, yaitu sinar UV tidak dapat dipantulkan kembali keluar atmosfer, justru terpantul ke dalam bumi kembali dan mengakibatkan peningkatan suhu bumi (Baca: Penyebab Bumi Semakin Panas ).

Pengertian Karbon Dioksida, Manfaat, Sifat, Peranan & Dampak adalah sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan √ Karbon Monoksida Pengertian, Struktur, Reaksi, Serta Peran Dalam Fisiologi Dan Makanan Karbon dioksida rumus kimia CO2 atau zat asam arang adalah sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon. Ia berbentuk gas pada keadaan temperatur dan tekanan standar dan hadir di atmosfer bumi. Rata-rata konsentrasi karbon dioksida di atmosfer bumi kira-kira 387 ppm berdasarkan volume [1] walaupun jumlah ini bisa bervariasi tergantung pada lokasi dan waktu. Karbon dioksida adalah gas rumah kaca yang penting karena ia menyerap gelombang inframerah dengan kuat. Karbon dioksida dihasilkan oleh semua hewan, tumbuh-tumbuhan, fungi, dan mikroorganisme pada proses respirasi dan digunakan oleh tumbuhan pada proses fotosintesis. Oleh karena itu, karbon dioksida merupakan komponen penting dalam siklus karbon. Karbon dioksida juga dihasilkan dari hasil samping pembakaran bahan bakar fosil. Karbon dioksida anorganik dikeluarkan dari gunung berapi dan proses geotermal lainnya seperti pada mata air panas. Karbondioksida adalah gas yang terdiri dari satu atom karbon dan dua atom oksigen. Struktur karbondioksida CO2 dapat digambarkan sebagai berikut Molekul karbondioksida terdiri dari dua ikatan rangkap dan mempunya bentuk linear. Ia tidak mempunyai dipolar elektrik. Apabila teroksida sepenuhnya, ia tidak aktif dan tidak mudah terbakar. karbondioksida dapat dibuat dari pembakaran bahan organic apabila cukup oksigen. Kabondioksida juga dihasilkan oleh mikroorganisme hasil dari proses peragian dan respirasi. Karbondioksida dan oksigen dapat digunakan untuk menghasilkan karbohidrat. Tumbuhan membebaskan O2 ke atmosfer dan akhirnya digunakan untuk pernafasan oleh organisme heterotrofik. Karbondioksida merupakan gas tak berwarna, apabila dihirup pada dosis yang tinggi aktivitas berbahaya disebabkan resiko sesak nafas, menghasikan rasa asam dalam mulut dan rasa menyengat di hidung dan tenggorokan. Kesan ini disebabkan oleh gas yang larut dalam selaput mucus dan air liur, membentuk larutan cair asam karbonik. Kepadatannya pada suhu 250C adalah 1,98 kg/m3, sekitar 1,5 kali kepadatan udara. Karbondioksida cair hanya terbentuk pada tekanan melebihi 5,1 atm; pada tekanan biasa ia bertukar antara bentuk gas dan padat secara langsung melalui proses yang dikenal sebagai sublimasi. Air akan meresap karbondioksida sama banyak dengan isinya. Sekitar 1 % dari karbondioksida terlarut bertukar menjadi asam karbonik. Asam karbonik selanjutnya berpisah sebagiannya untuk membentuk bikarbonat dan ion karbonat. Karbondioksida adalah hasil penimbunan dalam organisme yang mendapat tenaga dari penguraian gula atau lemak dengan oksigen sebagai bagian dari metabolisme mereka, dalam proses yang dikenal sebagai pernapasan selular. Ini termasuk semua tumbuhan, hewan, kebanyakan fungi dan sebagian bakteri. Dalam hewan tingkat tnggi, karbondioksida diangkut melalui darah di mana kebanyakan dalam hewan berada dalam larutan dari sel tubuh ke paru-paru di mana ia disngkirkan. Kandungan karbondioksida dalam udara segar adalah kurang dari 1 % atau sekitar 350 ppm, dalam udara dihembus keluar sekitar 4,5 %. Apabila dihirup dalam konsentrasi tinggi sekitar 5 %, akan beracun bagi manusia dan hewan. Hemoglobin molekul utama dalam sel darah merah, dapat mengikat oksigen dan karbondioksida. Jika konsentrasi CO2 terlalu tinggi, semua hemoglobin dipenuhi karbondioksida dan tidak mengangkut oksigen walaupun terdapat banyak oksigen di udara. Akibatnya orang yang berada di ruangan tertutup akan mengalami sesak nafas akibat pengumpulan karbondioksida, walaupun kekurangan oksigen menimbulkan masalah. Karbondioksida baik dalam bentuk gas atau padat, perlu dikendalikan dalam kawasan yang mempunyai pengudaraan yang baik. CO2 yang dibawa darah boleh didapati dalam berbagai bentuk. 8 % dari CO2 terdapat dalam plasma sebagai gas. 20 % dari CO2 terikat oleh hemoglobin. CO2 yang terikat pada hemoglobin tidak bersaing dengan ikatan oksigen karena ia terikat oleh asam amino bukannya molekul heme. Sisa 72 % dari padanya dibawa sebagai HCO3- bikarbonat yang merupakan ion penting dalam pengawalan pH organisme. Kadar bikarbonat dikawal apabila ia meningkat, kita bernafas semakin cepat untuk menyingkirkan karbondioksida yang berlebihan. Kadar karbondioksida/bikarbonat dalam darah memberi efek pada ketebalan kapiler darah. apabila ia tinggi, kapiler mengembang dan lebih banyak darah masuk dan membawa bikarbonat berlebih ke paru-paru. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Asam, Basa, Dan Garam Karbondioksida Dalam Kajian Anorganik Karbondioksida terdapat di atmosfer 300 ppm, dalam gas-gas vulkanik dan dalam larutan super jenuh dari mata air tertentu. Gas CO2 dapat dihasilkan karena Pembakaran karbon sempurna C + O2 CO2 Sisa pernapasan makhluk hidup Letusan gunung berapi Pembakaran senyawa karbonat atau karena pengaruh asam Sedangkan cara memproduksinya Hasil fermentasi C6H12O6 2C2H3OH + 2CO2 Pembakaran batu kapur CaCO3 CaO + CO2 Di laboratorium dapat dibuat dengan H2CO3 CO2 + H2O k = 600 CaCO3 + 2HCl → CaCl2 + H2O + CO2 Tidak semua CO2 yang larut dan tidak terdisosiasi berada sebagai H2CO3. bagian terbesar dari CO2 yang larut hanyalah terhidrasi secara longgar laju pada saat CO2 masuk dalam kesetimbangan dengan H2CO3 dan hasil disosiasinya ketika melewati air adalah lambat. Ini menyebabkan dapat dibedakan antara H2CO3 dan CO2 aq yang terhidrasi longgar. Sifat kimia dan fisika Karbon dioksida adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Ketika dihirup pada konsentrasi yang lebih tinggi dari konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, ia akan terasa asam di mulut dan di hidung dan tenggorokan. Efek ini disebabkan oleh pelarutan gas di membran mukosa dan saliva, membentuk larutan asam karbonat lemah. Sensasi ini juga dapat dirasakan ketika seseorang bersendawa setelah minum air berkarbonasi misalnya Coca Cola. Konsentrasi yang lebih besar dari ppm tidak baik untuk kesehatan, sedangkan konsentrasi lebih besar dari ppm dapat membahayakan kehidupan hewan. Manfaat Karbon Dioksida Berperan dalam proses fotosintesis pada tumbuhan. Dalam berfotosintesis tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Persamaan reaksinya adalah 12H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 glukosa +6O2 + 6H2O Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organic lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Pada respirasi glukosa dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbondioksida , air dan energi kimia. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Klorofil mengandung organel yang disebut kloroplas yang menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas, namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap millimeter perseginya. Caranya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan transparan, menuju mesofil tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh katikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. Karbondioksida cair dan padat es kering merupakan bahan pendingin penting, terutama dalam industri makanan, di mana ia digunakan saat pengangkutan dan penyimpanan es krim dan makanan beku yang lain. Karbondioksida digunakan untuk membuat minuman ringan berkarbonat dan air soda. Secara tradisi, karbonat dalam bir dan wine berkilau dihasilkan dari fermentasi alami, tetapi sebagian pembuat menambah karbonat ke dalam minuman ini secara buatan. Pengembang yang digunakan untuk memasak menghasilkan karbondioksida menyebabkan adonan naik. Pengembang roti menghasilkan karbon dioksida melalui penapaian adonan, sementara pengembang kimia seperti baking powder dan baking soda membebaskan karbondioksida apabila dipanaskan atau tercampur dalam asam. Karbondioksida sering digunakan sebagai gas tekanan yang murah dan tidak mudah terbakar. Karbondioksida dapat digunakan untuk memadamkan api, dan sebagian alat pemadam kebakaran fire extinguisher, terutama dibuat bagi api listrik, mengandung cairan karbondioksida bawah tekanan. Kegunaan dalam industri mobil juga biasa walaupun terdapat banyak bukti bahwa kimpalan menggunakan karbondioksida adalah rapuh berbanding yang dilakukan dalam atmosfer-inert, dan kimpalan semakin lama semakin merosot akibat pembentukan asam karbonik. Ia digunakan sebagai gas pengimpalan karena ia lebih murah berbanding gas lain seperti argon atau helium. Cairan karbondioksida adalah pelarut yang baik bagi kebanyakan zat organic. Ia mulai mendapat perhatian dalam pharmaceutical dan industri pemprosesan kimia yang lain sebagai pilihan kurang beracun berbanding pelarut tradisi lain seperti organokhloride. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan 6 Perbedaan Senyawa Polar Dengan Non Polar Karbondioksida Kaitannya Dengan Lingkungan Dan Penanggulangan Gas CO2 merupakan salah satu partikel pencemar udara jika CO2 berada di udara melebihi batas normal yang menurunkan kualitas udara sampai pada batas yang mengganggu kehidupan. Gas CO2 berasal dari pembakaran minyak, gas buang kendaraan, gunung meletus dan hasil pembakaran yang tidak sempurna dari mesin mobil dan mesin knalpot. Akibat dari gas CO2 yang melebihi batas dapat menyebabkan Gangguan pernapasan Meningkatnya suhu bumi karena efek rumah kaca Polutan yang berupa gas CO2 akan mengembang di udara dan mempunyai sifat seperti kaca. Sinar matahari yang jatuh ke bumi tidak akan dipantulkan oleh CO2 yang mengembang tetapi diteruskan. Sebagai akibatnya suhu bumi makin meningkat. Hal tersebut merupakan dampak jangka pendek, sedangkan dampak jangka panjangnya dapat mencairkan es di kutub sehingga permukaan air laut di seluruh permukaan bumi meningkat. Peningkatan air laut akan mampu menenggelamkan pulau. Adapaun cara-cara untuk penanggulangan gas CO2 ini adalah Memperbanyak penanaman tumbuhan pelindung reboisasi Melengkapi cerobong asap pabrik dengan alat penyaring udara serta menambah tinggi cerobong Menggunakan bahan bakar murni untuk mengurangi sisa pembakaran gas CO2 yang berlebihan Mengolah sampah organic menjadi pupuk secara biologis. Peranan Biologi Karbon dioksida merupakan produk akhir dari organisme yang mendapatkan energi dari penguraian gula, lemak, dan asam amino dengan oksigen sebagai bagian dari metabolisme dalam proses yang dikenal sebagai respirasi sel. Ini mencakup semua tumbuhan, hewan, jamur banyak dan beberapa bakteri. Pada hewan yang lebih tinggi, karbon dioksida dalam darah dari jaringan tubuh ke paru-paru untuk dikeluarkan. Pada tumbuhan, karbon dioksida diserap dari atmosfer selama fotosintesis. Peranan pada fotosintesis Tanaman menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer oleh fotosintesis, disebut juga sebagai asimilasi karbon, yang menggunakan energi cahaya untuk memproduksi materi organik dengan mengkombinasi karbon dioksida dan air. Oksigen bebas dilepaskan sebagai gas dari dekomposisi molekul air, sedangkan hidrogen dipisahkan menjadi proton dan elektron, dan digunakan untuk menghasilkan energi kimia via fotofosforilasi. Energi yang dibutuhkan untuk fiksasi karbon dioksida pada siklus Calvin untuk membentuk gula. Gula ini kemudian digunakan untuk pertumbuhan tanaman melalui respirasi. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Senyawa Polifenol pada Tanaman Toksisitas Karbon dioksida konten di udara segar bervariasi antara 0,03% 300ppm dan 0,06% 600 ppm, tergantung pada lokasi. Menurut Otoritas Keselamatan Maritim Australia, “Terlalu lama untuk konsentrasi karbon dioksida dapat menyebabkan asidosis dan efek samping moderat pada metabolisme kalsium fosfor yang menyebabkan peningkatan endapan kalsium pada jaringan lunak. Karbon dioksida adalah racun bagi hati dan menyebabkan penurunan kekuatan kontraktil. Pada konsentrasi tiga persen berdasarkan volume di udara, itu agak narkotika dan menyebabkan tekanan darah meningkat dan denyut nadi, dan menyebabkan penurunan daya dengar. Pada konsentrasi sekitar lima persen berdasarkan volume, ia menyebabkan stimulasi pusat pernapasan, pusing, kebingungan, dan kesulitan bernapas disertai dengan sakit kepala dan sesak napas. Pada konsentrasi delapan persen, ia menyebabkan sakit kepala, berkeringat, penglihatan kabur, tremor, dan kehilangan kesadaran setelah paparan selama lima sampai sepuluh menit. “ Sejarah pemahaman manusia Pada abad ke-17, seorang kimiawan Fleming, Jan Baptist van Helmont, menemukan bahwa arang yang dibakar pada bejana tertutup akan menghasilkan abu yang massanya lebih kecil dari massa arang semula. Dia berkesimpulan bahwa sebagian arang tersebut telah ditransmutasikan menjadi zat yang tak terlihat, ia menamakan zat tersebut sebagai “gas” atau spiritus sylvestre Bahasa Indonesia arwah liar. Sifat-sifat karbon dioksida dipelajari lebih lanjut pada tahun 1750 oleh fisikawan Skotlandia Joseph Black. Dia menemukan bahwa batu kapur kalsium karbonat dapat dibakar atau diberikan asam dan menghasilkan gas yang dia namakan sebagai “fixed air”. Dia juga menemukan bahwa gas ini lebih berat daripada udara dan ketika digelembungkan dalam larutan kapur kalsium hidroksida akan mengendapkan kalsium karbonat. Dia menggunakan fenomena ini untuk mengilustrasikan bahwa karbon dioksida dihasilkan dari pernapasan hewan dan fermentasi mikrob. Pada tahun 1772, seorang kimiawan Inggris Joseph Priestley mempublikasikan sebuah jurnal yang berjudul Impregnating Water with Fixed Air. Dalam jurnal tersebut, dia menjelaskan proses penetesan asam sulfat atau minyak vitriol seperti yang Priestley sebut ke kapur untuk menghasilkan karbon dioksida dan memaksa gas itu untuk larut dengan menggoncangkan semangkuk air yang berkontak dengan gas.[5] Karbon dioksida pertama kali dicairkan pada tekanan tinggi pada tahun 1823 oleh Humphry Davy dan Michael Faraday.[6] Deskripsi pertama mengenai karbon dioksida padat dilaporkan oleh Charles Thilorier ketika pada tahun 1834 dia membuka kontainer karbon dioksida cair yang diberikan tekanan dan menemukan pendinginan tersebut menghasilkan penguapan yang menghasilkan “salju” CO2 padat.[7] Produksi dalam skala industri Karbon dioksida secara garis besar dihasilkan dari enam proses[8] Sebagai hasil samping dari pengilangan ammonia dan hidrogen, di mana metana dikonversikan menjadi CO2. Dari pembakaran kayu dan bahan bakar fosil; Sebagai hasil samping dari fermentasi gula pada proses peragian bir, wiski, dan minuman beralkohol lainnya; Dari proses penguraian termal batu kapur, CaCO3; Sebagai produk samping dari pembuatan natrium fosfat; Secara langsung di ambil dari mata air yang karbon dioksidanya dihasilkan dari pengasaman air pada batu kapur atau dolomit. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Senyawa Pengertian, Ciri, Sifat, Dan Macam Beserta Contohnya Secara Lengkap Dampak dan Bahaya Karbon Dioksida Salah satu masalah terbesar yang kita hadapi sekarang adalah pemanasan pada hewan dan pertanian memang mengkuatirkan, terlebih lagi pada populasi manusia sangat menakutkan. Fakta-fakta tentang pemanasan global sering diperdebatkan dalam politik dan media, tetapi, sayangnya, meskipun banyak pihak tidak sepakat tentang penyebab global warming, akan tetapi pemanasan global adalah fakta, terjadi secara global, dan terukur. Berikut ini ada 10 penyebab dan dampak yang timbul akibat pemanasan global. Emisi karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil pembangkit listrik. Penggunaan listrik yang semakin meningkat yang dipasok dari pembangkit listrik berbahan bakar batubara batubara yang melepaskan sejumlah besar karbon dioksida ke emisi CO2 dihasilkan oleh produksi listrik AS, dan 93 persen diantaranya berasal dari emisi pembakaran batubara pada industri utilitas. Setiap hari, pasar semakin banyak dibanjiri gadget penggunaannya membutuhkan daya listrik, padahal tidak didukung oleh energi alternatif. Dengan demikian kita akan semakintergantung pada pembakaran batu bara untuk memasok kebutuhan listrik di seluruh dunia. Emisi karbon dioksida dari pembakaran bensin pada kendaraan. Kendaraan yang kita pakai adalah sumber penghasil emisi sekitar 33% yang berdampak terhadap pemanasan global. Dengan pertambahan jumlah penduduk yang tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan, tentu saja akan meningkatkan permintaan akan kendaraan yang lebih banyak lagi, yang berarti penggunaan bahan bakar fosil untuk transportasi dan pabrik yang semakin besar. Konsumsi terhadap bahan bakar fosil jauh melampaui penemuan terhadap cara untuk mengurangi dampak emisi. Sudah saatnya kita meninggalkan budaya konsumtif. Emisi metana dari peternakan dan dasar laut Kutub Utara. Metana merupakan gas rumah kaca yang sangat kuat setelah CO2. Bila bahan organik diurai oleh bakteri pada kondisi kekurangan oksigen dekomposisi anaerobik maka metana akan dihasilkan. Proses ini juga terjadi pada usus hewan herbivora, dan dengan meningkatnya jumlah produksi ternak terkonsentrasi, tingkat metana yang dilepaskan ke atmosfer akan meningkat. Sumber metana lainnya adalah metana klatrat, suatu senyawa yang mengandung sejumlah besar metana yang terperangkap dalam struktur bongkahan es. Apabila metana keluar dari dasar laut Kutub Utara, maka tingkat pemanasan global akan meningkat secara signifikan. Deforestasi, terutama hutan tropis untuk kayu, pulp, dan lahan pertanian. Penggunaan hutan untuk bahan bakar baik kayu dan arang merupakan salah satu penyebab deforestasi. Di seluruh dunia pemakaian produk kayu dan kertas semakin meningkat, kebutuhan akan lahan ternak semakin meningkat untuk pemasok daging dan susu, dan penggunaan lahan hutan tropis untuk komoditas seperti perkebunan kelapa sawit menjadi penyebab utama terhadap deforestasi dunia. Penebangan hutan akan mengakibatkan pelepasan karbon dalam jumlah besar ke atmosfir. Peningkatan penggunaan pupuk kimia pada lahan pertanian. Pada pertengahan abad ke-20, penggunaan pupuk kimia yang sebelumnya penggunaan pupuk kandang telah meningkat secara dramatis. Tingginya tingkat penggunaan pupuk yang kaya nitrogen memiliki efek pada penyimpanan panas dari lahan pertanian oksida nitrogen memiliki kapasitas 300 kali lebih panas- per unit volume dari karbon dioksida dan kelebihan limpasan pupuk menciptakan zona-mati di laut. Selain efek ini, tingkat nitrat yang tinggi dalam air tanah karena pemupukan yang berlebihan berdampak terhadap kesehatan manusia yang cukup memprihatinkan. Kenaikan permukaan air laut di seluruh dunia. Para ilmuwan memprediksi kenaikan permukaan air laut di seluruh dunia karena mencairnya dua lapisan es raksasa di Antartika dan Greenland, terutama di pantai timur AS. Namun, banyak negara di seluruh dunia akan mengalami dampak naiknya permukaan air laut, yang bisa memaksa jutaan orang untuk mencari pemukiman baru. Maladewa adalah salah satu negara yang perlu mencari rumah baru akibat naiknya permukaan laut Korban akibat topan badai yang semakin meningkat. Tingkat keparahan badai seperti angin topan dan badai semakin meningkat, dan penelitian yang dipublikasikan dalam Nature mengatakan “Para ilmuwan menunjukkan bukti yang kuat bahwa pemanasan global secara signifikan akan meningkatkan intensitas badai yang paling ekstrim di seluruh dunia. Kecepatan angin maksimum dari siklon tropis terkuat meningkat secara signifikan sejak tahun tersebut diperkirakan didorong oleh suhu air laut yang semakin meningkat, tidak mungkin mengalami penurunan dalam waktu dekat. “ Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Dampak Polusi Udara Bagi Lingkungan Serta Penjelasannya Gagal panen besar-besaran. Menurut penelitian terbaru, sekitar 3 miliar orang di seluruh dunia harus memilih untuk pindah ke wilayah beriklim sedang karena kemungkinan adanya ancaman kelaparan akibat perubahan iklim dalam 100 tahun. “Perubahan iklim ini diramalkan memiliki dampak yang paling parah pada pasokan air. “Kekurangan air di masa depan kemungkinan akan mengancam produksi pangan, mengurangi sanitasi, menghambat pembangunan ekonomi dan kerusakan ekosistem. Hal ini menyebabkan perubahan suasana lebih ekstrim antara banjir dan kekeringan.” Menurut Guardian,…pemanasan global menyebabkan kematian per tahun. Kepunahan sejumlah besar spesies. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Nature, peningkatan suhu dapat menyebabkan kepunahan lebih dari satu juta spesies. Dan karena kita tidak bisa hidup sendirian tanpa ragam populasi spesies di Bumi, ini akan membawa dampak buruk bagi manusia. “Perubahan iklim sekarang ini setidaknya sama besarnya dengan ancaman terhadap jumlah spesies yang masih hidup di Bumi akibat penghancuran dan perubahan habitat.” Demikian pendapat Chris Thomas, konservasi biologi dari University of Leeds. Hilangnya terumbu karang. Sebuah laporan tentang terumbu karang dari WWF mengatakan bahwa dalam skenario terburuk, populasi karang akan runtuh pada tahun 2100 karena suhu dan keasaman laut meningkat. Pemutihan’ karang akibat kenaikan suhu laut yang terus-menerus sangat berbahaya bagi ekosistem laut, dan banyak spesies lainnya di lautan bergantung pada terumbu karang untuk kelangsungan hidup mereka. “Meskipun luasnya lautan 71 persen dari permukaan bumi dengan kedalaman rata-rata hampir 4 km – ada indikasi bahwa hal ini mendekati titik kritis. Bagi terumbu karang, pemanasan dan pengasaman air mengancam hilangnya ekosistem diperlukan upaya yang besar untuk menyelamatkan terumbu karang dari kepunahan. Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari
Larutanelektrolit untuk menggumpalkan sol As2S3 yang bermuatan negatif adalah AlCl3, sebab AlCl3 memiliki jumlah ion positif yaitu +3 (Al3+).-----#-----Jangan lupa komentar & sarannya. Email: Kunjungi terus: :) Newer Posts Older Posts
Blog KoKim - Selain bermanfaat ternyata unsur-unsur yang telah kita pelajari unsur-unsur golongan utama mempunyai dampak negatif. Adapun dampak negatif unsur-unsur golongan utama adalah seperti berikut. Dampak negatif karbon adalah pada senyawa karbon yaitu a. Karbon dioksida CO$_2$ Karbon dioksida terjadi karena pemakaian bahan bakar dari fosil. Adanya pembakaran ini menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. b. Cloro Fluoro Carbon CFC CFC berdampak negatif terhadap penipisan lapisan ozon dan berkontribusi terhadap efek rumah kaca. c. Kloroform CCl$_4$ Kloroform menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, dan bersifat racun bila tertelan. d. Karbon disulfida CS$_2$ Karbon disulfida merupakan senyawa mudah terbakar dan bersifat meracuni. e. Karbon monoksida CO Karbon monoksida biasanya dihasilkan oleh asap kendaraan dan proses industri. Karbon monoksida lebih mudah mengikat hemoglobin daripada oksigen. Oleh karena itu, darah akan kekurangan oksigen. Campuran NO dan NO$_2$ menghasilkan NO$_x$ yang merupakan hasil pembakaran bahan bakar dari industri atau kendaraan yang menyebabkan terjadinya hujan asam dan asap kabut smog yang mengakibatkan terjadinya iritasi pada mata dan menyebabkan tumbuhan menjadi kering. Hujan asam dapat merusak pH tanah, perairan serta merusakkan bangunan. Silikon yang dipakai untuk kecantikan wajah dapat menyebabkan kerusakan bentuk dan melumpuhkan beberapa otot wajah. Hal ini karena silikon dapat membentuk gumpalan dan dapat memblokir aliran darah ke jaringan/organ tubuh. Fosfor berdampak negatif apabila bijih fosfor yang diolah menjadi fosfat larut dalam air, sehingga menyebabkan terjadinya limbah radioaktif disebabkan bijih fosfor mengandung uranium. Senyawa belerang yang berdampak negatif antara lain a. Hidrogen Sulfida H$_2$S Hidrogen sulfida merupakan gas sangat beracun yang mempunyai bau seperti telur busuk dan senyawa ini dapat menyebabkan kematian. b. Asam Sulfat H$_2$SO$_4$ Asam sulfat merupakan zat higroskopis sehingga dapat merusak kulit dan juga menyebabkan korosi. Radon merupakan unsur gas mulia yang bersifat radioaktif. Radon apabila terhirup oleh manusia, akan tertinggal di paru-paru dan menimbulkan kanker paru-paru. Aluminium dapat merusak kulit dan dalam bentuk bubuk dapat meledak di udara bila dipanaskan. Senyawa aluminium yang berbahaya antara lain aluminium oksida Al$_2$O$_3$ yang bereaksi dengan karbon dan berdampak pada pemanasan global. Adapun reaksinya seperti berikut. $ 2 Al_2Os + 3 Cs \rightarrow 4 Als + 3 CO_2g $ Demikian pembahasan materi Dampak Negatif Unsur-unsur Golongan Utama. Silahkan juga baca materi lain yang berkaitan dengan Penentuan Komposisi Unsur dalam Pupuk.

Selaingas karbon dioksida dan karbon monoksida, dampak pembakaran bahan bakar dalam mesin kendaraan bermotor dapat menghasilkan gas belerang dioksida (SO2) karena di dalam minyak bumi terdapat senyawa belerang, serta gas oksida nitrogen (NOx) karena untuk membakar bahan bakar (bensin) dalam mesin digunakan udara sebagai sumber oksigen dan

Daftar isiPengertian Siklus KarbonSumber Penghasil Siklus KarbonProses Siklus KarbonPermasalahan Siklus KarbonDampak yang Mempengaruhi Siklus KarbonDampak ManusiaDampak AlamDampak Tidak LangsungUpaya Menjaga Siklus KarbonAlam semesta ini tersusun dari beberapa unsur kimia yang saling berkaitan. Salah satu unsur kimia tersebut yaitu karbon. Karbon ini memiliki peranan yang penting bagi kehidupan di bumi ini. Karbon juga terdapat pada semua jenis makhluk hidup yang ada di bumi materi kali ini kita akan membahas mengenai siklus karbon mulai dari pengertian hingga upaya kita sebagai manusia untuk tetap menjaga siklus merupakan salah satu unsur kimia yang sangat penting bagi seluruh kegiatan makhluk hidup yang berada di bumi. Selain kegiatan yang dilakukan makhluk hidup menghasilkan karbon, di dalam diri manusia sendiri juga memiliki unsur karbon di karbon yaitu aliran karbon yang melewati semua bagian yang berada dalam sistem bumi, baik itu berupa hewan, tumbuhan dan juga manusia. Proses dari siklus karbon terjadi secara karbon juga dapat dikatakan suatu siklus penyimpanan dan perpindahan unsur karbon yang terjadi diantara atmosfer udara, tanah, air serta makhluk Penghasil Siklus KarbonKarbon disini dapat terbentuk dikarenakan 2 hal berikut ini, yaituSumber Karbon dari AlamAktivitas dari alam juga bisa menghasilkan karbon, diantaranya erupsi pada gunung berapi dan juga kebakaran Karbon dari OrganismeKarbon dihasilkan dari proses respirasi dari makhluk hidup dan dekomposisi organisme yang telah mati. Proses respirasi yang dilakukan nantinya akan menghasilkan karbondioksida. Asap dari kendaraan bermotor juga mengandung karbon. Karbondioksida ini dimanfaatkan tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Sehingga tumbuhan akan menghasilkan amilum dan juga oksigen. Oksigen ini merupakan senyawa yang sangat penting dan dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup untuk bisa bertahan hidup. Proses pernapasan dari hewan dan juga manusia akan menghasilkan H2 dan CO2. Kemudian hal ini dimanfaatkan kembali oleh tumbuhan, dan begitu seterusnya. Semakin banyak populasi hewan dan manusia maka jumlah karbon yang ada di udara juga akan semakin Siklus KarbonAda berbagai macam proses terjadinya siklus karbon. Namun, pada umumnya siklus karbon dapat terjadi di saat proses fotosintesis. Fotosintesis sendiri yaitu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang dilakukan dengan bantuan dari sinar fotosintesis ini termasuk ke dalam siklus karbon pendek. Proses ini dimulai dari pengambilan gas karbondioksida yang berada di udara, hal ini dilakukan oleh tumbuhan dan air yang berasal dari dalam bantuan dari sinar matahari tadi, karbondioksidan dan air akan diubah menjadi karbihidrat, oksigen dan uap air. Karbohidrat yang dihasilkan oleh tumbuhan tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh binatang dan manusia sebagai sumber yang dihasilkan oleh binatang dan manusia berupa karbondioksida dari proses respirasi dan dimanfaatkan kembali oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis berikutnya. Tidak hanya makhluk hidup saja yang bisa menghasilkan karbondioksida, namun deftrifor juga bisa menghasilkan karbondioksida yang berasal dari proses diatas termasuk ke dalam siklus pendek, namun ada juga siklus karbon panjang. Pada siklus karbon panjang ini, karbin mengalami perpindahan ke dalam berbagai bentuk mulai dari batuan, tanah dan perpindahan karbon tersebut terdapat pada proses pelapukan. Pada proses pelapukan nantinya akan menghasilkan endapan yang asalnya dari senyawa organik yang akan menjadi senyawa tersebut berupa batu bara, minyak bumi dan gas alam yang akan dimanfaatkan oleh manusia sebagai sumber bahan bakar dari kendaraan dan juga industri. Proses tersebut nantinya akan menghasilkan gas emisi yang berupa karbondioksida ke Siklus KarbonMeskipun siklus karbon ini memiliki dampak positif, namun siklus karbon juga dapat memberikan dampak negatif atau permasalahan. Permasalahan siklus karbon yaitu tingkat kandungan karbondioksida yang terdapat di atmosfer terlalu yang digunakan untuk mengubah karbondioksida menjadi oksigen setiap harinya mengalami pengurangan jumlahnya, karena banyak hutan yang hilang di setiap tahunnya. Kandungan karbondioksida yang terdapat di atmosfer dapat memberikan efek rumah kaca atau global tersebut dapat menyebabkan peningkatan suhu di bumi. Meskipun konsentrasi karbondioksida yang terdapat di udara sangat kecil jika dibandingkan dengan oksigen dan nitrogen, namun karbondioksida ini dapat menyebabkan efek rumah ini terbukti dari terjadinya perubahan iklim yang ekstrim, meningkatnya permukaan air, mencarinya es di kutub, pemanasan global dan yang Mempengaruhi Siklus KarbonDampak ManusiaDampak yang ditimbulkan karena ulah manusia dapat dibagi menjadi 2 yaituDeforestasiCara lain dari manusia untuk mempengaruhi siklus karbon yaitu dengan menebang dan membakar hutan. Pohon tidak bisa lagi untuk menyerap karbon dari atmosfer melalui fotosintesis. Pada saat manusia membakar pohon akan melepaskan karbon yang terperangkap di dalamnya dan menambahkan karbon ke Bakar FosilBahan bakar fosil ini meliputi gas alam, minyak bumi dan juga batubara. Ketika manusia membakar bahan bakar fosil guna untuk menghasilkan energi, mereka akan melepaskan sejumlah besar karbon ke atmosfer. Padahal tanpa bantuan dari tangan manusia, bahan bakar fosil tersimpan di bawah bumi dalam bentuk padat atau AlamPerubahan dari alam juga akan berdampak pada siklus karbon. Peningkatan karbon dioksida mengakibatkan penyerapan meningkat pada tanaman di seluruh alam semesta tanpa bantuan dari tangan manusia. Hal ini mengakibatkan meningkatnya jumlah karbon yang diserap dari Tidak LangsungBanyak juga tindakan tidak langsung yang bisa mempengaruhi siklus karbon. Misalnya dampak terhadap siklus air untuk mempengaruhi komposisi atmosfer bumi serta jumlah dari tanaman hidup yang digunakan untuk menyerap Menjaga Siklus KarbonCara untuk tetap menjaga siklus karbon agar tetap dalam keadaan normal yaitu dengan tetap menjaga hutan. Lebih baik lagi jika hutan yang telah ditebangi atau dibakar dilakukan penanaman kembali. Hal tersebut berguna agar wilayah tangkapan dan penyimpanan karbon menjadi lebih banyak berkurangnya pepohonan menyebabkan karbondioksida berkeliaran bebas di udara. Hal tersebut akan memberikan efek rumah kaca dengan akibat yang nantinya akan merugikan iklim yang tidak teratur dan tidak menentu, banjir dan longsor bisa saja terjadi pada saat musim penghujan, rusaknya mata air akibat tidak adanya banyak pepohonan dan juga kekeringan pada saat musim kemarau.
DampakNegatif Karbon Adalah Pada Senyawa Karbon Yaitu: Jelaskan dampak negatif unsur karbon dan senyawa karbon! Dampak negatif proses pembakaran dari pemanfaatan dan penggunaan minyak bumi pada. Dampak unsur/senyawa bagi manusia dan lingkungan 1. Sebagai Bahan Pewarna Putih Pada Cat (Zno). Cloro fluoro carbon (cfc) cfc berdampak negatif Jakarta - Emisi karbon menjadi salah satu penyebab perubahan iklim di dunia. Proses ini dapat berdampak pada lingkungan hidup, kesehatan manusia, hingga menciptakan ketidakstabilan ini, Presiden Joko Widodo Jokowi resmi mengesahkan Peraturan Presiden Perpres tentang Nilai Ekonomi Karbon NEK. Pemerintah Jokowi akan menurunkan emisi karbon 41% dengan dukungan internasional pada tahun tersebut disampaikan Jokowi dalam pertemuan Conference of the Parties COP 26 United Nations Framework Convention on Climate Change UNFCCC di Glasgow, United berhubungan dengan proses perpindahan suatu benda. Menurut Cambridge Dictionary, emisi adalah sejumlah gas, panas, cahaya, dan lain-lain yang dikirimkan keluar. Kata ini sering digunakan untuk menyebut emisi panas, emisi cahaya, hingga emisi apa itu emisi karbon? Emisi karbon adalah gas yang dikeluarkan dari hasil pembakaran senyawa yang mengandung karbon, seperti CO2, solar, LPJ, dan bahan bakar lainnya. Dalam arti sederhana, emisi karbon adalah pelepasan karbon ke karbon menjadi kontributor perubahan iklim bersama dengan emisi gas rumah kaca. Emisi gas yang berlebihan dapat menyebabkan pemanasan global atau efek rumah kaca. Hal ini mengakibatkan peningkatan suhu di bumi secara Emisi KarbonEmisi karbon disebabkan oleh aktivitas pembakaran senyawa-senyawa yang mengandung karbon. Untuk mengetahui besaran emisi, maka dilakukan pengukuran jejak karbon. Melansir Ensiklopedia Britannica, jejak karbon merupakan jumlah emisi karbon dioksida CO2 yang berkaitan dengan segala aktivitas seseorang atau entitas lain seperti bangunan, perusahaan, negara, dan karbon berasal dari jejak ekologis yang merupakan ukuran dampak terhadap lingkungan yang dinyatakan sebagai jumlah lahan yang dibutuhkan untuk mempertahankan sumber daya alam. Konsep jejak karbon juga sering mencakup emisi gas rumah kaca lainnya, seperti metana, nitrous oxide, atau chlorofluorocarbons CFC.Emisi karbon juga disebabkan karena pembakaran bahan bakar fosil di bidang manufaktur, pemanasan, dan transportasi, serta emisi yang diperlukan untuk menghasilkan listrik untuk keperluan barang dan jasa yang Emisi KarbonSebuah studi global tentang emisi karbon yang diterbitkan dalam Jurnal Sustainability mengungkapkan, peningkatan emisi karbon telah menyebabkan kekhawatiran yang signifikan di antara negara-negara seperti China, Amerika Serikat, Rusia, India, Uni Eropa, dan Jepang sebagai penghasil emisi karbon terkemuka karbon berdampak terhadap perubahan iklim global. Beberapa studi penelitian emisi karbon telah menarik perhatian para peneliti karena iklim global yang berubah dengan cepat. Para peneliti berhasil mengungkap bahwa emisi antropogenik dari satu triliun ton karbon cenderung menyebabkan peningkatan suhu global sebesar dua derajat Mengurangi Emisi KarbonJejak karbon dapat dikurangi melalui melalui peningkatan efisiensi energi dan perubahan gaya hidup dan kebiasaan membeli. Pengalihan penggunaan energi dan transportasi seseorang dapat berdampak pada jejak karbon adalah menggunakan transportasi umum, seperti bus dan kereta api, memasang lampu hemat energi, menambahkan insulasi pada bangunan. Selain itu, emisi karbon juga dapat dikurangi dengan menggunakan sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik yang dibutuhkan. Simak Video "Jokowi Tagih Janji USD 100 Miliar dari Negara Maju untuk Atasi Iklim" [GambasVideo 20detik] kri/nwy

Dalamsenyawa yang sama, meski dari sumber berbeda dan dibentuk dengan proses yang berbeda, akan tetap memiliki komposisi/perbandingan yang sama. Dengan hukum ini, kita dapat menghitung berapa gram suatu unsur yang diperlukan untuk membuat senyawa denga massa tertentu, sesuai yang diinginkan. Massa unsur pembentuk senyawa juga dapat dihitung

Nomor atom 6Massa atom 12,011 g/molElektronegativitas menurut Pauling 2,5Kepadatan 2,2 g/cm3 pada 20 °CTitik lebur 3652 °CTitik didih 4827 °CRadius Vanderwaals 0,091 nmRadius ionik 0,26 nm -4; 0,015 nm 4Isotop 3Energi ionisasi pertama kJ/molEnergi ionisasi kedua kJ/molEnergi ionisasi ketiga kJ/molDitemukan oleh orang jaman prasejarahSifat Kimia dan Fisika KarbonKarbon merupakan unsur unik yang bisa berikatan dengan unsur lain untuk membentuk berbagai senyawa terbesar ikatan karbon adalah dengan hidrogen yang kemudian membentuk senyawa yang disebut hidrokarbon. Setidaknya sekitar 1 juta komponen organik terbentuk dari juga membentuk ikatan dengan senyawa lain yang dianggap sebagai anorganik, meskipun dalam jumlah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan senyawa karbon terdapat dalam dua bentuk kristal alotrofik yaitu berlian dan grafit. Bentuk lain dengan sedikit kristalinitas adalah karbon tumbuhan dan fisik dan kimia karbon tergantung pada struktur kristalnya. Kepadatan karbon juga bervariasi dari 2,25 g/cm ³ untuk grafit dan 3,51 g/cm ³ untuk leleh grafit adalah 3500 ºC dengan titik didih adalah 4830 karbon merupakan bahan yang inert, tidak larut dalam air, asam encer, dan basa, serta merupakan pelarut suhu tinggi, karbon berikatan dengan oksigen untuk membentuk karbon monoksida atau karbon dengan oksidator panas, seperti asam nitrat dan kalium nitrat akan menghasilkan asam metilic C6CO2H antara halogen hanya fluor yang bereaksi dengan unsur karbon. Sejumlah logam dikombinasikan dengan karbon pada suhu tinggi untuk membentuk membentuk senyawa dengan halogen dan memiliki rumus umum CX4, dimana X adalah fluorin, klorin, bromin, atau juga membentuk senyawa tetrahalida. Dari semua senyawa yang terbentuk, yang paling penting adalah diklorodifluorometana, CCl2F2, disebut pula sebagai dan komponennya tersebar luas di alam. Diperkirakan, unsur ini membentuk 0,032% kerak bebas ditemukan antara lain di batubara, sedangkan karbon kristal ditemukan dalam grafit dan bumi terus mengalami peningkatan konsentrasi karbon dari karbon dioksida dan karbon monoksida yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar ada unsur yang lebih penting dalam hidup selain karbon. Hanya karbon yang mampu membentuk ikatan tunggal yang kuat dan cukup stabil di bawah kondisi ini memberikan karbon kemampuan untuk membentuk rantai panjang dan cincin atom yang merupakan dasar struktural bagi banyak senyawa penyusun sel hidup termasuk mineral seperti batu kapur, dolomit, gipsum, dan marmer mengandung tanaman dan hewan dibentuk oleh senyawa organik kompleks di mana karbon dikombinasikan dengan hidrogen, oksigen, nitrogen, dan unsur-unsur bumi dan gas alam juga mengandung senyawa yang dibentuk oleh karbon dan KarbonNama Inggris carbon berasal dari bahasa Latin carbo yang berarti batu bara dan bahasa Prancis, karbon disebut charbon, yang juga berarti bahasa Jerman, Belanda, dan Denmark, nama karbon masing-masing adalah Kohlenstoff, koolstof, dan kulstof, semuanya secara harfiah berarti batu ditemukan pada masa prasejarah dan dikenal dalam bentuk jelaga dan mungkin sudah dikenal sejak 2500 SM di Cina, sedangkan karbon dalam bentuk arang dibuat sejak zaman Romawi dengan memanaskan kayu yang dilapisi tanah liat untuk menghilangkan tahun 1722, René Antoine Ferchault de Réaumur mendemonstrasikan bahwa besi bisa diubah menjadi baja melalui penyerapan beberapa zat, yang sekarang dikenal sebagai tahun 1772, Antoine Lavoisier menunjukkan bahwa berlian adalah sebentuk membakar sampel arang dan berlian dan menemukan bahwa keduanya tidak menghasilkan air dan melepaskan jumlah karbon dioksida yang sama per tahun 1779, Carl Wilhelm Scheele menunjukkan bahwa grafit, yang dianggap sebagai bentuk timbal, ternyata identik dengan arang tetapi dengan sedikit campuran tahun 1786, ilmuwan Perancis Claude Louis Berthollet, Gaspard Monge dan C. A. Vandermonde menegaskan bahwa grafit sebagian besar adalah Lavoisier kemudian memasukkan karbon sebagai unsur dalam bukunya di tahun KarbonKarbon memiliki banyak kegunaan, termasuk sebagai dekorasi berlian, cat, serta tinta karbon lain, grafit, digunakan untuk cawan lebur suhu tinggi, sel kering, pensil, dan sebagai karbon, bentuk amorf karbon, digunakan sebagai agen penyerap gas dan agen karbon juga memiliki banyak kegunaan. Karbon dioksida digunakan dalam minuman karbonasi, dalam alat pemadam kebakaran, dan sebagai es monoksida digunakan sebagai agen reduksi dalam banyak proses metalurgi. Karbon tetraklorida dan karbon disulfida adalah pelarut industri yang Kesehatan KarbonUnsur karbon memiliki toksisitas yang sangat rendah. Potensi bahaya kesehatan yang disajikan di sini didasarkan pada eksposur terhadap karbon karbon hitam, seperti di tambang batubara, dapat memicu kerusakan sementara atau permanen paru-paru dan ditemukan terjadi pada orang yang bekerja dalam lingkungan yang terpapar karbon pada folikel rambut dan lesi mukosa mulut juga telah dilaporkan akibat karbon hitam yang terpapar pada senyawa karbon sederhana bisa sangat beracun, seperti karbon monoksida CO atau sianida CN-.Karbon 14 adalah salah satu radionuklida yang dihasilkan dalam pengujian senjata 14 adalah salah satu radionuklida berumur panjang yang bisa meningkatkan resiko kanker selama puluhan tahun hingga berabad-abad yang akan Menarik tentang KarbonBerikut adalah fakta dan informasi tentang karbon1. Karbon adalah unsur nonlogam yang dapat berikatan dengan dirinya sendiri dan banyak unsur kimia lainnya, membentuk lebih dari sepuluh juta senyawa. Karena kemampuannya membentuk lebih banyak senyawa dibanding unsur lainnya, karbon juga disebut sebagai “Raja Unsur Kimia”.2. Berlian dan grafit termasuk dalam kategori bahan alami yang paling keras dan paling lunak. Satu-satunya perbedaan antara keduanya adalah struktur Karbon murni dianggap tidak beracun, meskipun menghirup partikel halus, seperti jelaga, dapat merusak jaringan paru-paru. Grafit dan arang dianggap cukup aman untuk dimakan. Meskipun tidak beracun bagi manusia, nanopartikel karbon mematikan bagi lalat Karbon adalah unsur paling melimpah keempat di alam semesta hidrogen, helium, dan oksigen ditemukan dalam jumlah yang lebih tinggi, berdasarkan massa. Karbon adalah unsur paling melimpah ke-15 di kerak Senyawa karbon memiliki kegunaan yang tidak terbatas. Dalam bentuk unsurnya, berlian adalah batu permata dan digunakan untuk pengeboran/pemotongan; grafit digunakan dalam pensil, sebagai pelumas, dan untuk melindungi dari karat; sedangkan arang digunakan untuk menghilangkan racun, rasa, dan bau. Isotop Carbon-14 digunakan dalam penanggalan Karbon memiliki titik leleh/sublimasi tertinggi dari unsur lainnya. Titik leleh berlian adalah ~3550 °C, dengan titik sublimasi karbon sekitar 3800 ° Karbon dioksida atom karbon ditambah dua atom oksigen membentuk sekitar 0,04 persen dari atmosfer bumi, dan merupakan peningkatan besar dibanding masa pra-industri karena pembakaran bahan bakar Berlian terbentuk pada tekanan tinggi jauh di dalam kerak bumi. Berlian berkualitas permata terbesar adalah berlian Cullinan yang ditemukan pada tahun 1905. Berlian yang belum dipotong memiliki berat karat. Permata terbesar yang dipotong dari batu ini, dengan berat 530,2 karat, adalah salah satu Permata Mahkota Kerajaan Inggris dan dikenal sebagai Bintang Besar Tato pada Ötzi the Iceman, mayat berusia tahun yang ditemukan membeku di Pegunungan Alpen, memiliki tinta yang terbuat dari karbon.[] Pergerakankarbon dari satu area ke area lainnya merupakan dasar dari siklus karbon. Karbon berperan penting bagi kehidupan di Bumi. Diketahui bahwa karbon juga terdapat pada semua jenis makhluk hidup. Karbon dihasilkan oleh sumber alami dan juga buatan manusia (antropogenik). Siklus karbon adalah aliran karbon melalui berbagai bagian sistem di Bumi baik melalui Tumbuhan, Hewan, [] Btari NadineKarbon sebagai Unsur KimiaKarbon merupakan unsur kimia yang mempunyai simbol C dan nomor atom 6 pada tabel periodik. Unsur ini termasuk dalam golongan non-logam dan memiliki valensi 4, yang berarti ada 4 elektron yang membentuk ikatan kovalen. Karbon sendiri merupakan salah satu unsur yang telah diketahui keberadaannya sejak zaman kuno, dan dapat dikatakan sebagai unsur dasar segala kehidupan di bumi. Bahkan, 20% dari tubuh manusia terdiri dari karbon dalam tubuh manusia maupun makhluk hidup lainnya tidak berada dalam bentuk unsur karbon, melainkan senyawa atau telah bergabung dengan unsur lain, seperti hidrogen dan oksigen. Meski banyak sekali jenis senyawa yang terbentuk dari karbon, karbon jarang sekali bereaksi di bawah kondisi normal temperatur dan tekanan standar. Karbon tahan terhadap hampir semua oksidator, kecuali oksidator yang sangat Karbon dalam LingkunganSemua makhluk hidup akan mengeluarkan karbon’ khususnya dalam bentuk senyawa karbon dioksida CO2. Karbon dioksida salah satunya dikeluarkan tiap makhluk hidup dari proses pernafasan. Kita menghirup oksigen O2 dan mengeluarkan karbon dioksida CO2. Apakah oksigen akan habis jika kita hanya menghirupnya dan tidak memproduksi oksigen?Sederhananya, CO2 akan diserap oleh tumbuh-tumbuhan dan melalui proses fotosintesis, oksigen akan kembali dihasilkan ke udara. Namun, laju produksi CO2 jauh lebih cepat daripada produksi O2. Dengan adanya industri, kemajuan teknologi, dan pertumbuhan populasi, kadar karbon dioksida di bumi meningkat pesat. Sementara itu, lahan-lahan hijau semakin konteks lingkungan, karbon yang dimaksud akan merusak adalah gas-gas emisi yang memiliki kandungan karbon dioksida tinggi. Gas-gas ini dihasilkan dari pembakaran senyawa yang mengandung karbon. Misalnya, asap dari pembakaran bensin, solar, kayu, daun, gas LPG, dan bahan bakar lain yang mengandung karbon menjadi salah satu kontributor terbesar dalam perubahan iklim global yang berdampak buruk pada lingkungan dan kelangsungan hidup kadar karbon dioksida, terutama emisi karbon yang dihasilkan oleh industri dan aktivitas manusia, telah memberikan sejumlah dampak signifikan terhadap lingkungan. Kandungan karbon dioksida dalam emisi yang terperangkap di atmosfer menyebabkan peningkatan suhu bumi. Berikut ini beberapa dampak dari peningkatan suhu bumi akibat emisi Es di KutubPanasnya suhu bumi akan menyebabkan lapisan es di kutub mencair. UNDP menyatakan bahwa lapisan es di laut Artik telah berkurang jauh sejak tahun 1979, dengan kecepatan sebesar juta km2 setiap dekade. Mencairnya es di kutub menyebabkan kenaikan permukaan air laut. Kekeringan dan Kekurangan Air BersihPeningkatan suhu bumi mengakibatkan perubahan iklim menjadi lebih panas. Perubahan iklim drastis ini dapat mengurangi sumber air bersih, sebab permukaan air laut naik dan terjadi kekeringan di AlamPerubahan iklim akan menyebabkan cuaca ekstrim, yang dapat berujung pada bencana alam. Banjir, angin topan, dan tsunami adalah beberapa dampak destruktif dari perubahan iklim tersebut. FAO Food & Agriculture Organization melaporkan bahwa saat ini jumlah bencana alam terjadi 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan tahun 1970-an dan pada Rantai MakananSektor pertanian menyerap sekitar 63% dari dampak bencana alam, menurut FAO, dibandingkan dengan sektor-sektor lain, seperti pariwisata, perdagangan, dan industri. Hal ini tentu mengganggu sumber pangan manusia. Pasalnya, banyaknya jumlah tanaman produksi yang rusak akibat cuaca tak menentu akan mengurangi jumlah pasokan bahan dan Penyebaran PenyakitKenaikan suhu bumi memperluas wilayah tropis di bumi. Perluasan ini pun akan turut mempermudah penyebaran penyakit-penyakit tropis ke wilayah sub-tropis, seperti malaria. Kerusakan Ekosistem LautLaut dapat menyerap emisi karbon dioksida hingga 40 persen. Namun, semakin tinggi kadar CO2 yang diserap oleh laut, kondisi laut pun akan semakin asam. Tingginya kadar keasaman dan peningkatan suhu air laut akan merusak terumbu karang atau coral diingat bahwa terumbu karang memegang peranan penting dalam ekosistem laut, yaitu sebagai sarang bagi ikan-ikan kecil dan plankton. Minimnya jumlah ikan kecil dan plankton tentu akan mengganggu rantai makanan bagi makhluk hidup laut lainnya. Menjaga Jumlah Emisi Karbon Lewat Perdagangan Karbon di BursaUrgensi penanganan masalah iklim akibat emisi karbon semakin mendesak. Tidak hanya masyarakat, pemerintah dan swasta raksasa pun perlu mencanangkan komitmen global untuk permasalahan ini. Pada 12 Desember 2015, sebanyak 195 negara termasuk Indonesia, menyepakati perjanjian iklim global yang dikenal sebagai Perjanjian Paris Paris Agreement. Perjanjian ini sepenuhnya bersifat sukarela, di mana semua negara yang menyepakatinya berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan memastikan suhu global tidak naik lebih dari 2˚C menjaga kenaikan suhu global tetap di bawah Perjanjian Paris mulai berlaku efektif pada 4 November 2016. Melanjutkan kesepakatan tersebut, skema-skema perdagangan karbon global pun dilaksanakan untuk menjaga jumlah emisi karbon yang dikeluarkan ke atmosfer. Terkait pengawasan emisi karbon, perdagangan karbon umumnya dilakukan melalui bursa komoditi dengan standar satuan tertentu. “Karbon” yang dimaksud dalam perdagangan karbon di bursa adalah kredit karbon. Secara sederhana, kredit karbon merepresentasikan hak’ menghasilkan karbon. Kredit ini dihasilkan oleh proyek-proyek penghijauan dengan metode perhitungan potensi penyerapan karbon yang telah diakui secara itu, usaha maupun instansi yang menghasilkan emisi karbon lebih dari kredit atau hak’ yang dimiliki, dapat membeli kredit karbon yang dijual di pasar karbon. Dengan demikian, kita dapat mengontrol sekaligus menyeimbangkan jumlah emisi karbon yang dikeluarkan ke atmosfer bumi dan menjaga kenaikan suhu global di bawah juga artikel lainnya SyariahMurabahahDerivatifSharia .
  • cosq7o65zm.pages.dev/309
  • cosq7o65zm.pages.dev/201
  • cosq7o65zm.pages.dev/98
  • cosq7o65zm.pages.dev/43
  • cosq7o65zm.pages.dev/351
  • cosq7o65zm.pages.dev/109
  • cosq7o65zm.pages.dev/490
  • cosq7o65zm.pages.dev/248
  • jelaskan dampak negatif unsur karbon dan senyawa karbon